SURGA DAN NERAKA SEBENARNYA TIDAK ADA



Sebuah pertanyaan yang akann muncul ketika ada kata-kata surga dan neraka adalah apakah surga dan neraka itu ?..... sebagian besar orang mempunyai gambaran bahwa Surga / Sorga adalah segala hal yang penuh dengan kesenangan, kegembiraan, penuh dengan suka cita, buah- madu dan susu, penuh dengan taman bunga nan indah, orang orang suci- orang-orang baik, perbuatan baik; yang intinya adalah segala sesuatu yang bersifat positif identik dengan Surga, tetapi sebaliknya mengenai Neraka.

Neraka digambarkan dengan gertakan gigi, penderitaan, siksaan, jeritan tangis, kesedihan, kedengkian, api yang panas membara, orang-orang jahat, orang orang yang pemfitnah- pembunuh, perbuatan buruk dan sebagainya; yang intinya adalah segala sesuatu yang serba negatif.

Surga dan Neraka akan datang ketika hari kiamat ( hari penghakiman ). Ini adalah pengertian orang awam, pandangan umum.
Bahkan menurut Syehk Siti Jenar Surga dan Neraka terdiri dari dua wujud yang terjadinya dari keadaan “ Anal Jannatun wa Nara katannalil al anna “ artinya Wujud Mahluk itu dari kejadian surga dan neraka. Syehk Siti Jenar menggambarkan bahwa surga terletak pada perasaan hati yang senang.

Kalau kita telusuri kata Sorga dan Neraka di Alkitab ( Perjanjian lama dan Perjanjian baru ) kata Sorga terdapat 247 ayat; sedangkan kata neraka terdapat 13 ayat. Alkitab juga menggambarkan Sorga dengan istilah langit yang baru dan bumi yang baru. Kata langit yang baru dan bumi yang baru terdapat 4 ayat. Pemahaman Alkitab mengenai Sorga dan Neraka serupa dengan penjelasan di atas sorga di identikkan dengan hal-hal yang serba positif; sedangkan sebaliknya mengenai Neraka yaitu segala sesuatu yang serba negatif.

Studi memperlihatkan bahwa lebih 90% orang-orang dalam dunia ini percaya tentang “surga” sementara kurang dari 50% yang percaya bahwa neraka kekal. Menurut Alkitab, tanpa diragukan neraka itu riil! Penghukuman terhadap orang-orang fasik dalam neraka tidak akan pernah berakhir, sebagaimana kebahagiaan orang-orang benar di surga. Penghukuman orang-orang fasik di dalam neraka digambarkan dalam Alkitab sebagai “api yang kekal” (Matius 25:41), “api yang tak terpadamkan” (Matius 3:12), “kehinaan dan kengerian kekal” (Daniel 12:2), suatu tempat di mana “ulatnya tidak akan mati dan apinya tidak akan padam” (Markus 9:44-49), tempat “penderitaan” dan “nyala api” (Lukas 16:23-24), kebinasaan selama-lamanya” (2 Tesalonika 1:9), tempat penderitaan dengan “api dan belerang” di mana “asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya” (Wahyu 14:10-11) dan “lautan api dan belerang” di mana orang-orng jahat “tidak henti-hentinya disiksa” (Wahyu 20:10). Yesus sendiri mengindikasikan bahwa penghukuman dalam neraka adalah bersifat kekal, bukan hanya sekedar asap dan apinya yang bersifat kekal (Matius 25:46).

Jika ditanya dimana Sorga berada ? maka sebagian besar orang akan menunjuk keatas (langit), dan dimanakan neraka ? adalah kebalikan dari sorga yaitu kebawah. Jika memang seperti itu maka sorga itu sangat luas sekali mengingat bumi tempat kita berpijak ini berbentuk bulat maka atas bagi orang yang tinggal di belahan bumi utara akan berbeda dengan atas bagi orang yang tinggal di belahan bumi selatan atau barat atau timur. Berarti letak Sorga yang diatas terlalu luas dan membingungkan. Ali Imran (3) : 133 mengatakah bahwa Luas sorga seluas langit dan bumi.
Demikian juga jika Neraka terletak di bawah ( dibumi )atau di dasar bumi dimana inti bumi adalah Lahar / magma yang identik dengan neraka, berarti kita dan mahluk hidup di bumi ini hidup diantara Sorga dan Neraka !!! Sorga di atas ( dilangit ) dan neraka di dasar bumi ? apakah anda sependapat ??......

Bahkan sebagian besar orang akan berpendapat bahwa Allah berkuasa dan tinggal di Sorga. Sorga adalah tahta Allah, sedangkan Neraka adalah tempatnya Iblis dan pengikut-pengikutnya, penguasa Neraka adalah Iblis. Jika demikian maka paham bahwa Tuhan itu Maha harus di rubah !!!. Jika anda masih memiliki pemahaman bahwa yang berkuasa total di Sorga adalah Allah sedangkan yang berkuasa total di Neraka adalah Iblis maka kami meragukan keimanan saudara kepada Tuhan dan saudara meragukan kekuasaan Allah, saudara mengecilkan Tuhan, atau Tuhan yang anda sembah berbeda dengan Tuhan yang kami sembah !!! maka Tuhan saudara bukan Tuhan yang Maha segalanya tetapi hanya Tuhan yang serba positif Tuhan yang punya kelemahan karena tidak berkuasa atas Neraka. Sedangkan Tuhan menurut pemahaman kami adalah Tuhan yang Maha segalanya, Ia berkuasa penuh atas Sorga, maka Ia juga berkuasa penuh atas Neraka. Tuhan yang bertahta di dalam Sorga dan juga yang bertahta di dalam Neraka.

Sangat aneh bagi kami, ketika semua orang disibukkan oleh hal-hal tentang Sorga dan Neraka, mengenai keindahan sorga dan keburukan neraka. Orang berburu Sorga dan menghindari Neraka. Bukan berarti kami menghendaki neraka ? atau mencari Sorga tetapi disini kami ingin membuka wawasan anda yang telah terkotak-kotak oleh ajaran yang selama ini anda pegang teguh. Seperti apa yang telah kami jelaskan dalam postingan sebelunya mengenai Tuhan. Bawa Tuhan itu Maha Segalanya Ia Maha positf dan Ia juga Maha Negatif. Dimana sebenarnya Positif atau Negatif- Sorga atau Neraka- hitam atau putih- benar atau salah- setuju atau tidak setuju - langit dan bumi dan lain-lain istilah yang serupa adalah gambaran dari bentuk dan kondisi hati manusia yang bersekat. Sekat yang memisahkan antara sorga dan Neraka - positif dan negatif.

Apabila pemahaman saudara masih sebatas mengetahui atau memahami Tuhan sebatas di otak ( pikiran ) saudara; atau pemahaman yang disertai pengertian hanya sebatas sisi positf hati saja atau hanya sekedar tahu dan merasa mengenal Tuhan, sebatas pengukuran pengukuran saja maka kami yakin bahwa pemahaman mengenai Tuhan masih kulitnya saja, masih sebatas cangkang telur saja. Di satu sisi anda mengatakan bahwa Tuhan itu Maha, tetapi di sisi yang lain anda mengakui bahwa Tuhan punya kelemahan ( walaupun mungkin anda tidak menyadarinya ). Supaya anda memahami dan memperoleh pengertian maka undanglah Tuhan untuk hadir dan senantiasa tinggal di hati anda maka anda akan memahami tulisan ini.

Jika Tuhan hanya ada di bagian yang positif saja sedangkan bagian yang negatif adalah Iblis maka pemahanan yang demikian tidak sesuai dengan pengertian bahwa Tuhan itu Maha segalanya. Pemahaman demikian adalah mengecilkan Tuhan ?
Jika Tuhan itu Maha Segalanya maka Ia bertahta di dalam hal positif dan Ia juga bertahta di dalam hal Negatif. Bukan berarti jika Tuhan ada di bagian Positif kemudian tidak ada di bagian Negatif atau sebaliknya jika Tuhan ada di bagian Negatif lalu bagian Positif kosong. Jika pemahaman anda demikian maka Tuhan saudara adalah Tuhan yang punya kelemahan.
Menurut kami jika Tuhan hadir di dalam hati maka Ia akan memenuhi ruangan hati kita ( baik ruangan positif maupun ruangan negatif ). Dengan demikian tidak ada lagi positif maupun negatif;tidak ada lagi benar atau salah, tidak ada lagi hitam atau putih, tidak ada Sorga ataupun Neraka. Yang ada hanyalah Tuhan. Tuhan Yang Maha Segalanya. Tuhan yang berkuasa penuh atas kita.

Sebuah pertanyaan muncul ! jika Tuhan sudah hadir dan tinggal di dalam hati kita dan Tuhan sudah berkuasa penuh atas kita maka kita akan dapat melakukan apa saja ? Hal itu sepenuhnya benar, tetapi pertanyaannya adalah apakah kita menyadari kehadiran Tuhan dalam hati kita ? seorang Nabi saja masih mempunyai kelemahan karena manusia dipengaruhi oleh dunia, oleh nafsu- nafsu.
Lalu mengapa Alkitab - Al Quran dan kitab-kitab suci menulis mengenai Sorga dan Neraka ? cerita Sorga dan Neraka hanya untuk menakut nakuti anak kecil supaya patuh dan menurut pada orang tuanya. Manusia ditakut-takuti saja masih tetap berbuat tidak baik bagaimana jika tidak !

Andaikata tidak di tuliskan dalam Kitab Suci apakah manusia akan patuh pada Tuhan ? Manusia akan patuh jika mereka takut atau manusia akan patuh jika ada sesuatu yang diinginkan ada keterpaksaan untuk patuh karena ada sesuatu.

Walaupun sudah di tuliskan di Kitab-Kitab suci mengenai Surga dan Neraka manusia masih berbuat jahat bagaimana jadinya manusia jika tidak dikenalkan mengenai surga dan neraka.
Untuk itu kami mengajak saudara mempersilahkan Tuhan untuk hadir dan tinggal di dalam hati saudara maka saudara akan memahami tulisan ini. Seperti ada tertulis "Karena hikmat akan masuk ke dalam hatimu dan pengetahuan akan menyenangkan jiwamu" ( Amsal 2 : 10 ). "Permulaan hikmat ialah: perolehlah hikmat dan dengan segala yang kauperoleh perolehlah pengertian" ( Amsal 4 : 7 ). 

SalamDwi Hartoyo,SP
Share on Google Plus

About Restsindo

0 comments:

Post a Comment