Friday, 11 April 2014

Apakah perlu berjihad untuk Tuhan ? ( Al Baqarah 189-195 )



Al Baqarah 189-195 mengajarkan tentang Jihad di jalan Allah. Berjihad untuk menegakkan ajaran Tuhan atau berjihad untuk memerangi musuh Allah benarkah pernyataan ini ? Logiskah ajaran Jihad yang demikian !
Al Quran dalam kitab Al Baqarah 189 -195 mengajarkan tentang berjihad di jalan Allah. Dalam ayat tersebut dibenarkan dan dihalalkan untuk membalas perbuatan orang lain yang tidak sejalan dan jika perlu dihalalkan untuk membunuh. Yang menjadi pertanyaan besar adalah benarkah ini ajaran yang baik ? benarkah ajaran ini mengajarkan kebenaran Allah ?. Hal ini yang akan kami kupas habis dalam pembahasan kita kali ini.

Apa arti yang sebenarnya dari kata jihad menurut Al Quran ? menurut Wikipedia pengertian Jihad adalah berjuang dengan sungguh-sungguh menurut syariat Islam. Jihad dilaksanakan untuk menjalankan misi utama manusia yaitu menegakkan Din Allah atau menjaga Din tetap tegak, dengan cara-cara sesuai dengan garis perjuangan para Rasul dan Al-Quran. Jihad yang dilaksanakan Rasul adalah berdakwah agar manusia meninggalkan kemusyrikan dan kembali kepada aturan Allah, menyucikan qalbu, memberikan pengajaran kepada ummat dan mendidik manusia agar sesuai dengan tujuan penciptaan mereka yaitu menjadi khalifah Allah di bumi.( sumber )( Din secara umum = peraturan Allah ). menurut Bilal Atkinson kata Jihad berarti " berjuang " yang penjelasan selanjutnya menurut kami justru tidak sesuai dengan Al Quran ( Al Baqarah 189-195 ) ; Bilal mengatakan " Jihad sebagaimana diperintahkan dalam Islam bukanlah tentang membunuh atau dibunuh tetapi tentang bagaimana berjuang keras memperoleh keridhaan Ilahi " Sedangkan menurut Al-Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah tentang jihad bahwa Jihad adalah tulang punggung dan kubah Islam dimana kedudukan berjihad sangat tinggi di surga dan di dunia yang membuat orang yang berjihat mulia di dunia dan akhirat. Al Imam Ibnu Qayyim juga berpendapat bahwa jihad adalah mengatakan kebenaran meski banyak orang yang menentang; jihad melawan musuh musuh Allah diluar ( kaum muslimin ) termasuk cabang dari jihad adalah seorang hamba terhadap sisi sendiri ( Nafsu ) didalam ketaatan kepada Allah. Dijelaskan bahwa jihad dibagi menjadi jihad melawan diri sendiri ( hawa nafsu ) ; jihad melawan setan ; jihad melawan orang orang kafir dan munafik; jihad melawan orang orang dzolim, ahli bidah dan pembuat kemungkaran. Dan masih banyak lagi pemahaman tentang jihad silahkan anda cari sendiri di google.

Dari pengertian tentang jihad diatas menurut anda ! sudah sesuaikah dengan Al Quran ? atau sudah sesuaikah dengan hati nurani anda ?. Menurut kami betapa munafiknya orang orang yang begitu menjunjung Jihad. Mengapa kami mengatakan demikian ! kami memandang dari sudut pandang lain yaitu siapa sih manusia itu dimata Allah ? Lebih hebat siapa sih Allah atau manusia ? sehingga manusia beranggapan bahwa dirinya bisa menegakkan hukum / peraturan Tuhan ? atau membela agama Tuhan ? atau melawan musuh musuh Tuhan ? memangnya Tuhan tidak bisa menegakkan peraturanNya atau melawan musuhNya sendiri ?. Tuhan yang kami sembah adalah Tuhan yang " Maha Segalanya "- berkuasa atas segala sesuatu - Dia itu Mutlak dan penguasa Tunggal- Dia Maha Kuat dan manusia hanya debu tanah yang tak berdaya. Sehingga tidak perlu manusia menegakkan peraturan Tuhan atau tidak perlu manusia membela Tuhan karena Tuhan tidak butuh pembelaan dari manusia. Justru sebaliknya manusia membutuhkan Tuhan, membutuhkan kekuatan Tuhan. Jika Tuhan berkenan maka hanya sekali ucap maka seluruh mahluk yang Dia ciptakan akan tunduk pada peraturan yang Dia buat. Jika Tuhan berkenan hanya bayangannya saja akan membuat porak poranda musuh musuhNya. Bagaimana apakah sudut pandang kami ini keliru ? jika menurut anda keliru maka Tuhan yang anda sembah adalah Tuhan yang palsu dan tidak berkuasa atas segala hal. Kami sarankan anda mencari Tuhan yang benar benar " Maha Segalanya " yang berkuasa atas segala sesuatu. Carilah maka engkau akan menemukannya, karena Tuhan ada dimana mana dan Tuhan bisa asal anda mau mencarinya. Tuhan itu MAHA sehingga tidak ada yang tidak mungkin bagi Dia dan jika Dia berkehendak maka kehendaknya itu terjadi kurang dari hitungan detik. Manusia jangan merasa hebat sehingga bisa membela Tuhan; tetapi sebaliknya Tuhan yang membela, menolong dan melindungi orang orang yang dikasihinya. Mohon maaf menyimpang terlalu jauh .... mari kita kembali ke topik semula.

Bagaimana Jihad menurut surat Al Baqarah 189 - 195 ; berikut cuplikan dari kami :

2:189
Inggris : 
189. They ask you, [O Muhammad], about the new moons. Say, "They are measurements of time for the people and for Hajj." And it is not righteousness to enter houses from the back, but righteousness is [in] one who fears Allah. And enter houses from their doors. And fear Allah that you may succeed.
Indonesia : 
189. Mereka bertanya kepadamu tentang bulan sabit. Katakanlah: "Bulan sabit itu adalah tanda-tanda waktu bagi manusia dan (bagi ibadat) haji; Dan bukanlah kebajikan memasuki rumah-rumah dari belakangnya[116], akan tetapi kebajikan itu ialah kebajikan orang yang bertakwa. Dan masuklah ke rumah-rumah itu dari pintu-pintunya; dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.

[116]. Pada masa jahiliyah, orang-orang yang berihram di waktu haji, mereka memasuki rumah dari belakang bukan dari depan. Hal ini ditanyakan pula oleh para sahabat kepada Rasulullah s.a.w., maka diturunkanlah ayat ini.

2:190
Inggris : 
190. Fight in the way of Allah those who fight you but do not transgress. Indeed. Allah does not like transgressors
Indonesia :
190. Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.


2:191
Inggris : 
191 . And kill them wherever you overtake them and expel them from wherever they have expelled you, and fitnah is worse than killing. And do not fight them at al-Masjid al- Haram until they fight you there. But if they fight you, then kill them. Such is the recompense of the disbelievers.
Indonesia :
191 . 191. Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah[117] itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir.

[117]. Fitnah (menimbulkan kekacauan), seperti mengusir sahabat dari kampung halamannya, merampas harta mereka dan menyakiti atau mengganggu kebebasan mereka beragama.


2:192
Inggris : 
192 . And if they cease, then indeed, Allah is Forgiving and Merciful
Indonesia :
192. Kemudian jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.


2:193
Inggris :
193. Fight them until there is no [more] fitnah and [until] worship is [acknowledged to be] for Allah . But if they cease, then there is to be no aggression except against the oppressors
Indonesia :
193. Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.


2:194
Inggris :
194. [Fighting in] the sacred month is for [aggression committed in] the sacred month, and for [all] violations is legal retribution. So whoever has assaulted you, then assault him in the same way that he has assaulted you. And fear Allah and know that Allah is with those who fear Him.
Indonesia : 
194. Bulan haram dengan bulan haram[118], dan pada sesuatu yang patut dihormati[119], berlaku hukum qishaash. Oleh sebab itu barangsiapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah, bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa.
[118]. Kalau umat Islam diserang di bulan haram, yang sebenarnya di bulan itu tidak boleh berperang, maka diperbolehkan membalas serangan itu di bulan itu juga.
[119]. Maksudnya antara lain ialah: bulan haram (bulan Zulkaidah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab), tanah haram (Mekah) dan Ihram.


2:195
Inggris : 
195. And spend in the way of Allah and do not throw [yourselves] with your [own] hands into destruction [by refraining]. And do good; indeed, Allah loves the doers of good
Indonesia :
195. Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.

Menurut Al Baqarah 189-195 muncul sebagai bentuk jawaban dari pertanyaan para sahabat Muhammad tentang bulan Sabit sebagai petunjuk sebagai bulan Haji ( ayat 189 ) dan ayat 190 adalah hukum balas dendam tetapi dengan catatan jangan berlebihan. Memerangi orang orang yang terlebih mengajak berperang dan ayat 190 menghalalkan balas dendam atas nama Tuhan ( selama dijalan Allah ). Ayat 191 lebih kejam lagi yaitu menghalalkan membunuh sesama manusia. Ayat 192 berhentilah jika musuhmu juga berhenti. Merupakan hukum timbal baik yaitu jika dia melawan maka lawanlah jika mereka berhenti maka berhentilah jika mereka murka maka murkalah. Ayat 193 menegaskan untuk benar benar memerangi lawan atas nama Tuhan ( semata mata untuk Tuhan ). Dan berdamai dengan hukum qishaash yaitu berdamai dengan jaminan harta benda. Silahkan baca artikel kami sebelumnya tentang Qishaash disini ( ayat 194 ). Bagaimana qishaash yang diuntungkan adalah orang orang yang berduit / orang kaya dalam menyelesaikan perselisihan maupun menjalankan aturan agama. Sedangkan Ayat 195 sebagai ayat penutup bab ini mengajarkan agar membelanjakan harta dan kekayaan dijalan Allah dan jangan menjatuhkan diri ke dalam kebinasaan dan berbuat baiklah karena Allah menyukai mereka yang berbuat baik. Ayat 195 secara tidak langsung mengatakan bahwa jalan Allah membutuhkan harta benda dan kekayaan. Seolah olah jalan Allah itu seperti jalan di dunia dan Allah membutuhkan harta benda dan kekayaan. Sehingga kesimpulan sementara kami adalah Allah menurut Al Baqarah 195 bukan Allah yang kaya, buktinya masih membutuhkan harta kekayaan. Padahal menurut pemahaman kami Allah itu " Maha Segalanya " termasuk Dia Maha Kaya sehingga itu sebabnya kami hanya meminta kepadaNya saja karena Allah yang kami sembah Maha Kaya dan tidak kekurangan. Tidak hanya itu saja tetapi secara keseluruhan kami simpulkan bahwa Allah menurut Al Baqarah 189-195 bukan Allah yang Maha seperti Allah yang kami sembah. Allah menurut Al Baqarah 198-195 tidak berkuasa dan memiliki kelemahan sehingga bagi anda yang menyembahnya harus intropeksi diri kembali agar tidak tersesat dikemudian hari. Kami sarankan agar mencari Allah yang benar benar " Maha Segalanya " yang Mutlak dan tidak bercacat.

Agar penjelasan kami ini berimbang, kami akan berikan padanan dari Al Baqarah 198-195 menurut kitab kitab sebelum Al Quran yaitu Taurat dan Zabur ( Alkitab ). Mari kita cari padanan ayat tersebut dari Alkitab; mengapa ? jelas karena selain latar belakang dari munculnya ayat itu tentu tidak lepas dari Kitab kitab sebelumnya. Kami berkeyakinan bahwa seluruh isi Al Quran itu hanya 1/4 bagian dari Alkitab. Hal mendasar lainnya adalah Al Quran adalah turunan dari Kitab kitab sebelumnya mengingat waktu kemunculan Al Quran beratus ratus bahkan beribu ribu tahun setelah kitab kitab ( Taurat dan Zabur / Alkitab ) sebelumnya terdistribusi. Agar tidak panjang lebar mari kita cari sepadanan dari Al Baqarah 189-195. Dan pembahasan selanjutnya apakah perihal jihad tersebut masih sepadan dengan kitab kitab setelahnya sehingga Al Quran mengankatnya kembali dan tentu saja telah di modifikasi oleh Muhammad. Dengan demikian kita bisa mengetahui mana yang benar dan mana yang menipu ? walaupun dengan alasan dan latar belakang kebaikan ! bahkan mengatasnamakan Tuhan.

Jihad sebenarnya tidak semata mata terdapat dalam Al Quran saja tetapi dalam Kitab Taurat - Kitab Jabur ( Alkitab ) baik perjanjian lama maupun perjanjian baru terdapat pengertian yang serupa dengan pengertian jihad. Tetapi paling banyak terdapat dalam perjanjian lama dan oleh Yesus Kristus hukum jihad dan hukum balas dendam telah di sempurnakan menjadi hukum kasih seperti yang bisa anda baca dan pelajari pada perjanjian baru dalam Alkitab. Agar tidak bingung kami akan informasikan hal tersebut seperti kami uraikan dibawah ini yaitu padanan Jihad dalam Al Baqarah 189-195 berdasarkan Alkitab ( Perjanjian Lama ). Dan yang harus di garis bawahi adalah pembalasan itu adalah Hak dari Allah sendiri.

Keluaran 22 : :22 - 25 " Apabila ada orang berkelahi dan seorang dari mereka tertumbuk kepada seorang perempuan yang sedang mengandung, sehingga keguguran kandungan, tetapi tidak mendapat kecelakaan yang membawa maut, maka pastilah ia didenda sebanyak yang dikenakan oleh suami perempuan itu kepadanya, dan ia harus membayarnya menurut putusan hakim. Tetapi jika perempuan itu mendapat kecelakaan yang membawa maut, maka engkau harus memberikan nyawa ganti nyawa, mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki, lecur ganti lecur, luka ganti luka, bengkak ganti bengkak.

Ayat diatas di ulang dalam Imamat 4:17-20 " Juga apabila seseorang membunuh seorang manusia, pastilah ia dihukum mati. Tetapi siapa yang memukul mati seekor ternak, harus membayar gantinya, seekor ganti seekor. Apabila seseorang membuat orang sesamanya bercacat, maka seperti yang telah dilakukannya, begitulah harus dilakukan kepadanya: patah ganti patah, mata ganti mata, gigi ganti gigi; seperti dibuatnya orang lain bercacat, begitulah harus dibuat kepadanya.

Ulangan 19: 21 Janganlah engkau merasa sayang kepadanya, sebab berlaku: nyawa ganti nyawa, mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki."

Keluaran 32 : 33 & 34 " Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa: "Siapa yang berdosa kepada-Ku, nama orang itulah yang akan Kuhapuskan dari dalam kitab-Ku.Tetapi pergilah sekarang, tuntunlah bangsa itu ke tempat yang telah Kusebutkan kepadamu; akan berjalan malaikat-Ku di depanmu, tetapi pada hari pembalasan-Ku itu Aku akan membalaskan dosa mereka kepada mereka."

Bilangan 31: 2 dan 3 "Lakukanlah pembalasan orang Israel kepada orang Midian; kemudian engkau akan dikumpulkan kepada kaum leluhurmu. Lalu berkatalah Musa kepada bangsa itu: "Baiklah sejumlah orang dari antaramu mempersenjatai diri untuk berperang, supaya mereka melawan Midian untuk menjalankan pembalasan TUHAN terhadap Midian."

Ulangan 7:10 tetapi terhadap diri setiap orang dari mereka yang membenci Dia, Ia melakukan pembalasan dengan membinasakan orang itu. Ia tidak bertangguh terhadap orang yang membenci Dia. Ia langsung mengadakan pembalasan terhadap orang itu.

Ulangan 32:41-43 apabila Aku mengasah pedang-Ku yang berkilat-kilat, dan tangan-Ku memegang penghukuman, maka Aku membalas dendam kepada lawan-Ku, dan mengadakan pembalasan kepada yang membenci Aku. Aku akan memabukkan anak panah-Ku dengan darah, dan pedang-Ku akan memakan daging: darah orang-orang yang mati tertikam dan orang-orang yang tertawan, dari kepala-kepala musuh yang berambut panjang. Bersorak-sorailah, hai bangsa-bangsa karena umat-Nya, sebab Ia membalaskan darah hamba-hamba-Nya, Ia membalas dendam kepada lawan-Nya, dan mengadakan pendamaian bagi tanah umat-Nya."

Yesaya 1:24 Sebab itu demikianlah firman Tuhan, TUHAN semesta alam, Yang Mahakuat pelindung Israel; "Ha, Aku akan melampiaskan dendam-Ku kepada para lawan-Ku, dan melakukan pembalasan kepada para musuh-Ku.

Yeremia 21:14 Aku akan melakukan pembalasan kepadamu sesuai dengan hasil perbuatanmu, demikianlah firman TUHAN. Aku akan menyalakan api di hutannya yang akan memakan habis segala sesuatu yang di sekitarnya."

I Samuel 24:19 (24-20) Apabila seseorang mendapat musuhnya, masakan dilepaskannya dia berjalan dengan selamat? TUHAN kiranya membalaskan kepadamu kebaikan ganti apa yang kaulakukan kepadaku pada hari ini.

Tidak hanya itu tetapi anda juga bisa menemukan hal serupa pada Ulangan 32 : 35 ; Ester 8 : 13 ; Mazmur 18 : 47; Mazmur 41 : 10 ; Mazmur 58: 10 ; Mazmur 91 : 8 ; Yesaya 59 : 18 ; Yesaya 65 : 6 ; Yeremia 23 : 34; Yeremia 51 : 36 ; Ratapan 3 : 64 ; Roma 11 : 9 ; Hakim hakim 15 : 7 ; II Raja raja 9 : 7 ; Amsal 17 : 13 ; Yehezkiel 7:3-4 

Kami menduga bahwa hukum Jihad seperti yang tertulis dalam Al Baqarah 189-195 terinspirasi dari ayat ayat dalam Alkitab seperti tersebut diatas. Dan sekaligus menjelaskan bahwa Al Quran bukan kitab yang menyempurnakan kitab kitab sebelumnya tetapi menyalin kitab kitab yang telah ada dan mengklaim bahwa itu berasal dari Allah. Dan dari itu juga tampak bahwa Muhammad hanya mempelajari kitab kitab perjanjian lama sebagai dasar hukum dalam Islam. Padahal jelas sekali bahwa Yesus Kristus telah menyempurnakan hukum hukum dalam kitab perjanjian lama tersebut menjadi hukum kasih. Seperti yang tertulis dalam Matius 5 : 38-42 sebagai berikut :
Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu. Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu. Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.

Dan hal tersebut di atas di pertegas kembali oleh Yesus Kristus dalam ayat ayat lainnya dalam perjanjian baru pada Alkitab seperti :

Roma 12:19 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.

Ibrani 10:30 Sebab kita mengenal Dia yang berkata: "Pembalasan adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan." Dan lagi: "Tuhan akan menghakimi umat-Nya." Pernyataan ini juga serupa dengan Ulangan 32 :35 Hak-Kulah dendam dan pembalasan, pada waktu kaki mereka goyang, sebab hari bencana bagi mereka telah dekat, akan segera datang apa yang telah disediakan bagi mereka.

Roma 12:17 Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang!

Roma 13:4 Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat.

I Tesalonika 5:15 Perhatikanlah, supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat, tetapi usahakanlah senantiasa yang baik, terhadap kamu masing-masing dan terhadap semua orang.

I Petrus 2:23 Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.

I Petrus 3:9-11 dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat. Sebab: "Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu. Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya.

I Raja Raja 8:32 maka Engkaupun kiranya mendengarkannya di sorga dan bertindak serta mengadili hamba-hamba-Mu, yakni menyatakan bersalah orang yang bersalah dengan menanggungkan perbuatannya kepada orang itu sendiri, tetapi menyatakan benar orang yang benar dengan memberi pembalasan kepadanya yang sesuai dengan kebenarannya.

Setelah membahas uraian tentang Jihad baik menurut Al Quran maupun Alkitab apakah menurut anda masih perlu melakukan jihad ? Karena pada hakekatnya manusia itu lemah dan tidak berdaya sehingga sangat tidak pantas jika manusia berkata jihad untuk Tuhan. Kembali kami katakan siapa manusia ini sehingga manusia berhak membela Allah atau memperjuangkan jalan Allah. Allah itu " MAHA " jika Dia berkenan semua bisa terjadi sesuai kehendaknya dalam hitungan kurang dari 1 detik. Tidak ada yang mustahil bagi Allah. Hendaknya manusia hanya meminta pertolongan dan perlindungan dari Allah, bukan sebaliknya manusia menolong Allah.

Untuk menegakkan ajaran Tuhan Allah jika Dia berkenan semua manusia tunduk padaNya dan menyembahNya sangatlah mudah bagi Dia yang MAHA. Sehingga tidak perlu manusia membela Allah karena Allah tidak perlu di bela karena Allah yang mutlak.

Jika anda masih memahami bahwa Allah perlu di bela, Ajaran Allah perlu di tegakkan, hukum Allah berlu di tegakkan, berjihad melawan musuh musuh Allah dan lain lain yang intinya adalah membela Allah maka anda telah meredahkan Allah dan menganggap diri anda lebih hebat dari Allah. Siapa sih musuh Allah ? jika memang ada berarti Allah yang demikian tidak MAHA karena ada pesaingnya yaitu musuhnya itu. Jika Tuhan ada saingan apakah itu disebut Tuhan ? kami berani katakan bahwa yang demikian bukan Tuhan karena Tuhan adalah MAHA segalanya, berkuasa atas segalanya dan Mutlak adanya. Jika Tuhan itu MAHA apa susahnya membinasakan musuhNya dan apa susahnya merubah yang jahat menjadi baik.
Semoga bermanfaat




Monday, 31 March 2014

Selamat datang di Blog Restsindo

Admin mengucapkan selamat datang di blog Restsindo.

Mohon maaf blog ini sedang dalam perawatan

anda juga bisa melihat artikel kami yang lain . Silahkan pilih pada bagian atas blog ini.


terima kasih
admin

Tuesday, 31 December 2013

BUMI yang Baru dan Harapan Baru

Selamat malam saudara saudara.

Pada malam ini hampir semua orang di muka bumi sedang menanti penghujung tahun 2013 -2014. Pada malam menjelang tahun baru ini kami ingin mengajak saudara saudara sekalian untuk merenungkan sebuah Firman Tuhan tentang janji Tuhan akan menciptakan " Bumi yang Baru "



Gambaran mengenai bumi yang baru telah di nubuatkan Tuhan pada masa Nabi Yesaya seperti yang tertulis dalam  Yesaya 65 : 17 ; Yesaya 66 : 22 dan dalam perjanjian baru juga termuat tentang janji Tuhan tersebut seperti pada II Petrus 3 : 13 ; Wahyu 21 : 1 sehingga total terdapat 4 buah Firman Tuhan yang menjanjikan bumi yang baru dan langit yang baru.

Nubuat Tuhan tentang dunia yang baru memberikan harapan tentang kehidupan dunia yang menjadi idaman Tuhan dan juga harapan manusia. Mengapa karena Tuhan menjanjikan dunia yang penuh dengan kegembiraan dan tidak akan ada lagi tangisan dan manusia manusia yang hidup pada masa itu akan berumur panjang. Dimana didalam dunia yang baru Tuhan menjadi satu satunya penguasa, dengan segala kesucian dan ke Maha Esaan. Tuhan memerintah dengan keadilan dan kebenaran. Dalam pemerintahan Tuhan di dunia yang baru tersebut Tuhan akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu." Dan Tuhan yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan firman-Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar. Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan. 
Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku. Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua." 

Sebenarnya Firman Tuhan tersebut memberikan harapan baru bagi manusia, dan percayalah bahwa Tuhan akan menggenapi firman-Nya tersebut. Hanya masalah waktu saja, karena Tuhan tidak menyukai ingkar dan janji Tuhan tersebut akan berlaku bagi orang orang yang mau percaya.

Dunia saat ini memang semakin kejam, beban derita semakin hari semakin berat. Tetapi jika beban tersebut hanya dipikul sendiri maka tidak akan ada orang yang mampu memikulnya karena beratnya beban hidup. Lalu bagaimana agar beban yang tidak mungkin dipikul oleh manusia itu bisa berlalu ? sebuah pertanyaan yang sangat bagus. Caranya adalah serahkan dan letakkan beban itu kepada Tuhan, karena Tuhan itu Maha Segalanya maka tidak mustahil bagi Tuhan mengangkat beban itu. 

Dalam Matius 11 : 25-30 dituliskan demikian :
Pada waktu itu berkatalah Yesus: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. 
Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya. Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.  Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."

Jika Tuhan ada di pihak kita siapakah yang akan melawan kita ! kira kira demikian pepatah yang tepat. Hanya saja ada orang yang telah menyerahkan bebannya kepada Tuhan tetapi belum sepenuhnya diserahkan ( orang jawa bilang " masih di gandoli " ). Mereka menyerahkan bebannya kepada Tuhan tetapi tidak sepenuhnya percaya kepada Tuhan. Mereka ragu apakah Tuhan bisa meringankan bebannya. Buktinya ketika mereka menyerahkan bebannya kepada Tuhan; mereka masih berfikir keras akan apa yang mereka hadapi.

Untuk itu serahkanlah bebanmu kepada Tuhan maka engkau akan menjadi ringan. Jangan setengah setengah dalam menyerahkan tetapi serahkan sepenuhnya beban itu kepada Tuhan, selanjutnya bagaimana kita menjalani hidup tanpa beban di pundak kita.

Selamat tahun baru 2014. Tuhan senantiasa memberkati.



Friday, 2 August 2013

KALI PERTAMA JUMPA YESUS

Buku berjudul Kali Pertama Jumpa Yesus berisi pergumulan penulis tentang keimanan. Buku ini mengisahkan tentang pergumulan iman penulis yang pada saat itu percaya kepada Yesus dan memberitakan kepada orang lain kabar dari Yesus, adalah hal hal yang oleh penulis dianggapnya paling penting. Apa yang menjadi pertaruhannya adalah jiwa jiwa manusia yang sedang menuju kebinasaan, terhilang di dalam bayangan bayangan kegelapan malam.  Pada bagian awal buku ini menceritakan perjalanan hidup penulis mulai dari balita hingga dewasa hingga akhirnya si penulis mengalami perubahan dalam cara pandangnya tentang Yesus Kristus, Penulis merasa melihat sosok Yesus sebagai seorang yang spiritualitas dengan penghayatan dan kesadaranNya tentang Roh.

Berikut ini adalah gambaran penulis hingga bisa menemukan Yesus dari sudut pandang iman. walaupun sejak semula si penulis sering menyebut nyebut nama Yesus tetapi tidak mengenalnya dengan baik sampai akhirnya penulis merasa telah berjumpa dengan Yesus untuk pertama kalinya. Berikut ini adalah kisahnya.







Kata kunci terkait artikel tersebut diatas juga bisa dicari dengan Kata kunci : jumpa yesus, download lagu yesus, lagu tuhan yesus, yesus di surga, bertemu dengan yesus, tuhan yesus, bertemu nabi, bertemu yesus, nabi yesus, yesus jawaban, kesaksian bertemu yesus, bertemu tuhan yesus, bertemu nabi muhammad saw, kesaksian bertemu tuhan yesus, yesus juru selamatku, islam dan yesus, kisah bertemu yesus, mimpi bertemu yesus, kesaksian nabi muhamad, kisah mimpi bertemu nabi muhammad, bertemu dengan tuhan yesus, kesaksian bertemu dengan yesus, nabi muhammad dan yesus, yesus dan nabi muhammad, islam dan yesus kristus,

Teologi Perjanjian Lama

Ulasan sekilas tentang Buku Teologi Perjanjian Lama 2

Buku edisi baru terbitan bpk gunung mualia berjudul Teologi Perjanjian Lama 2 oleh DR. Christoph Barth - Marie Claire Barth - Frommel, M.Th berisi beberapa hal yang menarik untuk dibaca dan menjadi bahan perenungan dan pergumulan.

Buku ini tersusun dalam beberapa kriteria yaitu :
1. Allah memberikan Israel Tanah Kanaan
Bagian ini bercerita tentang pemberian Tanah Kanaan dan tempatnya di dalam kepercayaan Israel - Tuhan sebagai pahlawan perang - kisah pemberian dan pendudukan tanah Kanaan - Kanaan adalah tanah milik yang permai -  Negeri tempat pembinaan umat.

2. Allah mengangkat Raja Raja di Israel
Kepercayaan bahwa raja raja yang memerintah Israel adalah atas pengangkatan dari Allah di dalam kepercayaan Israel - Tuhan mengangkat raja raja - Tentang tugas dan tanggungjawab Raja dan pemerintah - pemerintahan raja raja Israel di Mata Tuhan - Raja Adil yang akan Datang - Yesus sebagai Mesias.

3. Allah memilih Sion / Yerusalem
Menceritakan tentang sejarah dan letak kota Sion atau Yerusalem. Dituliskan bagaimana Yerusalem menurut cara pandang kepercayaan Israel - Yerusalem adalah kediaman yang dipilih Tuhan - Yerusalem adalah kota Daud yaitu tempat lahir masyarakat yang utuh - Yerusalem adalah kota tempat umat beribadah - dan Yerusalem yang baru

4. Allah mengutus Nabi Nabi
berisi tentang tempat pokok dalam kepercayaan Israel - mengisahkan bagaimana Para Nabi dipanggil dan diutus oleh Allah - Allah mencabut : Pemberitaan Nabi Nabi angkatan pertama - Allah membangun : Pemberitaan Nabi Nabi sesudah pembuangan Israel - Berita pelepasan yang terakhir - yang diutus memberikan Nyawa yaitu Yesus Kristus.

Dibawah ini adalah  buku tentang Teologi Perjanjian Lama dalam format PDF






Supaya informasi yang anda baca bisa lebih bermanfaat dan lebih luas maka sebaiknya anda juga cari artikel terkait dengan menggunakan kata kunci : teologi perjanjian lama, perjanjian lama, sekolah theologia, perjanjian lama alkitab, kristen teologi, toko buku kristen online, toko buku gunung mulia, kanon perjanjian lama, makalah teologi perjanjian lama,

TAFSIR ALKITAB PERJANJIAN LAMA

Tafsir Alkitab Perjanjian lama oleh Lembaga Biblika Indonesia

Para ahli sependapat bahwa tidak semua tradisi suci dari Israel kuno dan Gereja Perdana dapat bertahan. Tidak semua mempunyai otoritas yang sama. Gambaran singkat mengenai proses dinamis yang dikenal sebagai pembentukan tradisi menjelaskan yang demikian. Seperti pengalaman akan kehidupan dan peristiwa peristiwa sejarah mendorong orang untuk mencari maknanya, sehingga mereka mulai mengenal diri dan hubungannya dengan Tuhan dalam konteks sejarah itu. Demikian , tradisi muncul kemudian berkembang  dan terkadang harus diperbaharui sesuai dengan tuntutan situasi kehidupan.

Pada postingan kali ini kami menginformasikan tentang tafsir dari Alkitab Perjanjian lama  oleh Lembaga Biblika Indonesia seperti tampak dibawah ini.






Kata kunci Tafsir Alkitab
tafsir alkitab, indonesia alkitab, alkitab indonesia download, perjanjian lama alkitab, alkitab bahasa indonesia download, alkitab untuk anak, download kitab suci, alkitab lai, belajar tafsir, kitab suci perjanjian baru, alkitab perjanjian baru dan perjanjian lama, perjanjian lama dan perjanjian baru alkitab, tafsir perjanjian baru, download perjanjian lama, tafsir alkitab sabda, kitab suci di indonesia, alkitab tb, alkitab untuk anak-anak, tafsir alkitab perjanjian baru, tafsiran perjanjian baru, alkitab kristen download, download alkitab kristen, tafsir alkitab perjanjian lama, alkitan, download alkitab terjemahan baru, tafsir alkitab pdf, download alkitab tb, alkitab.is, eksegese perjanjian baru, download alkitab.com, downloud alkitab, alkitap indonesia, dounload alkitab, dianne bergant, downdload alkitab, alkitap perjanjian baru, downlond alkitab, tafsir alkitab perjanjian lama, download gratis alkitab, alkitab gratis download, gratis download alkitab, alkitab download gratis, perjanjian lama dan perjanjian baru alkitab, perjanjian lama alkitab, alkitab perjanjian lama, kitab suci perjanjian baru, tafsir perjanjian baru, download perjanjian lama, sejarah al kitab, e-alkitab, mesias dalam perjanjian lama, buku alkitab kristen,

Tuesday, 30 July 2013

PUASA MENURUT ALKITAB

Pengertian Puasa :
Menurut Ensiklopedia Grolier, puasa adalah : Tindakan menjauhkan diri dari makanan, baik secara keseluruhan atau sebagian, untuk suatu masa tertentu.

Berpuasa adalah dengan sukarela dan dengan sengaja tidak makan dan minum dengan tujuan tertentu.

Puasa menurut iman Kristen 
Alkitab memperkenalkan puasa sebagai sesuatu yang baik, berguna dan perlu dilakukan. Kitab Kisah Rasul mencatat tentang orang-orang percaya yang berpuasa sebelum mereka mengambil keputusan-keputusan penting ( Kisah Rasul 13:4; 14:23 ). Doa dan puasa sering dihubungkan bersama ( Lukas 2:37; 5:33 ). Puasa tidak hanya fokus pada tidak makan atau tidak minum saja, seharusnya tujuan dari puasa adalah melepaskan mata kita dari hal-hal duniawi dan berpusat pada Tuhan. Puasa adalah cara untuk mendemonstrasikan kepada Tuhan, dan kepada diri sendiri, bahwa Anda serius dalam hubungan Anda dengan Tuhan. Puasa Intinya adalah pertobatan, melawan keiginan duniawi, keiginan daging yang di maksud arti daging dalam arti kristen daging adalah manusia itu sendiri karna manusia berdaging maka umat kristen lebih sering menyebutkan manusia dalam kata-kata tertentu sebagai daging jadi artinya keinginan daging yaitu keinginan manusia itu sendiri

Bagaimana kisah sebenarnya tentang puasa dan sejak kapan Allah memerintahkan kepada manusia untuk berpuasa. Bagaimana berpuasa yang baik dan berkenan kepada Allah. Pada artikel ini kami akan membahasnya berdasarkan Alkitab baik perjanjian lama maupun dalam perjanjian baru. Kenapa kami membahas tentang puasa dengan mengacu pada Alkitab ? tidak mengacu pada Al Qur'an. Pada postinga sebelumnya kami juga sudah membahwa tentang puasa menurut Al Qur'an. Tetapi hasilnya justru memberikan tanda tanya besar akan kebenaran puasa menurut Al Qur'an. ( silahkan klik disini ). Untuk mendapatkan jawaban yang lebih baik dari Al Quran tentang puasa maka bersama ini kami mencoba mencari jawaban yang kami cari melalui Alkitab ( perjanjian lama maupun perjanjian baru ).

Saat ini, kata " Puasa " menjadi tren topik yang banyak dibicarakan dan dicari diinternet. Hal ini bisa dipahami karena orang Islam sedang/akan melakukan  Puasa di bulan Ramadhan. Di satu sisi ternyata banyak orang  Kristen  juga yang mencari artikel tentang Puasa  untuk lebih dalam lagi mengetahui hal  Puasa menurut Alkitab.

Perbedaan Puasa dalam Perjanjian lama dan Perjanjian Baru :
Puasa dalam Perjanjian Lama yang dilakukan secara rutin oleh bangsa Israel adalah untuk menantikan kedatangan Mesias, Penyelamat bangsa Israel yang dijanjikan dalam kitab Taurat dan kitab para nabi. Sedangkan dalam Perjanjian Baru, Mesias telah datang dan berkarya. Artinya Keselamatan sudah datang, dan kita berpuasa untuk menjaga keselamatan yang sudah kita miliki. 

Dalam Perjanjian Lama, kita bisa menemukan orang-orang yang berpuasa  seperti: Musa, melakukan puasa 40 hari 40 malam tidak makan dan tidak minum (Kel 24:16 dan Kel 34:28), Daud, tidak makan dan semalaman berbaring di tanah (2 Sam 12:16), Elia, puasa 40 hari 40 malam (1 Raj 19:8), Ester yang memaklumkan puasa 3 hari 3 malam tidak makan dan tidak minum (Est 4:16), Ayub, 7 hari 7 malam tidak bersuara (2:13), Daniel, 10 hari hanya makan sayur dan minum air putih (Dan 1:12), doa dan puasa (Dan 9:3), berkabung selama 21 hari (Dan 10:2), juga Yunus, 3 hari 3 malam dalam perut ikan (Yunus 1:17), dan Niniwe, 40 hari 40 malam tidak makan, tidak minum dan tidak berbuat jahat (Yunus 3:7).

Dalam Perjanjian Baru, kita juga bisa menemukan hal tentang  puasa  yang diilakukan oleh: Yesus, 40 hari 40 malam tidak makan (Mat 4:2), Yohanes pembabtis, tidak makan dan tidak minum (Mat 11:18), Paulus, 3 hari 3 malam tidak makan, tidak minum dan tidak melihat (Kis 9:9), dan  Jemaat mula-mula, berpuasa untuk menguatkan Paulus dan Barnabas dalam pelayanan (Kis 13:2-3)

Apa saja puasa yang tercatat dalam Perjanjian Lama ? 
1. Puasa Musa, 40 hari 40 malam tidak makan dan tidak minum (Kel 24:16 dan Kel 34:28)
2. Puasa Daud, tidak makan dan semalaman berbaring di tanah (2 Sam 12:16)
3. Puasa Elia, 40 hari 40 malam berjalan kaki (1 Raj 19:8)
4. Puasa Ester, 3 hari 3 malam tidak makan dan tidak minum (Est 4:16)
5. Puasa Ayub, 7 hari 7 malam tidak bersuara (2:13)
6. Puasa Daniel, 10 hari hanya makan sayur dan minum air putih (Dan 1:12), doa dan puasa (Dan 9:3), berkabung selama 21 hari (Dan 10:2)
7. Puasa Yunus, 3 hari 3 malam dalam perut ikan (Yunus 1:17)
8. Puasa Niniwe, 40 hari 40 malam tidak makan, tidak minum dan tidak berbuat jahat (Yunus 3:7)

Apa saja puasa yang tercatat dalam Perjanjian Baru ? 
1. Puasa Yesus, 40 hari 40 malam tidak makan ( Mat 4:2 )
2. Puasa Yohanes pembabtis, tidak makan dan tidak minum ( Mat 11:18 )
3. Puasa Paulus, 3 hari 3 malam tidak makan, tidak minum dan tidak melihat ( Kis 9:9 )
4. Puasa Jemaat mula-mula, untuk menguatkan Paulus dan Barnabas dalam pelayanan ( Kis 13:2-3 )

JENIS-JENIS PUASA

  1. Puasa Normal, dilakukan tanpa makanan selama masa tertentu dan hanya memasukkan cairan. Lamanya bisa satu hari (Hakim-hakim 20:26).
  2. Puasa Mutlak, dilakukan tanpa makanan atau air (Ester 4:16; Yunus 3:5-7).
  3. Puasa Parsial, melibatkan penghilangan jam makan dalam sehari, atau menghilangkan makanan tertentu untuk suatu masa tertentu. Puasa Bergilir, melibatkan penghindaran makan tertentu secara berkala.

TUJUAN BERPUASA

  1. Untuk meremukkan jiwa (Mazmur 69:11).
  2. Untuk merendahkan diri (Ezra 8:21; Mazmur 35:13).
  3. Untuk mencari TUHAN (2 Tawarikh 20:3-4).
  4. Untuk bersiap dalam peperangan rohani (Matius 17:21).
  5. Untuk mendisiplinkan tubuh kita dari keinginan duniawi, salah satu cara untuk menyangkal diri.
  6. Untuk menambah rasa simpati kepada sesama, agar bisa merasakan penderitaan orang lain.
  7. Untuk meminta jawaban Tuhan atas permasalahan kita.
  8. Untuk mengusir jenis setan tertentu yang hanya bisa diusir dengan doa puasa.


 MANFAAT BERPUASA
- Meletakkan tubuh pada tempatnya (1 Korintus 9:27).
- Memberikan kemenangan atas pencobaan (Matius 4:1-2).
- Mempertajam pengertian rohani kita sehingga memampukan kita mengambil keputusan yang benar (Matius 4:10).

 KARAKTERISTIK PUASA YANG ALKITABIAH (Yesaya 58:3-9)

- Puasa Para Murid (Matius 17:21).
- Puasa Ezra (Ezra 8:23).
- Puasa Samuel (1 Samuel 7:6).
- Puasa Elia (1 Raja-raja 19:4-8).
- Puasa Janda (1 Raja-raja 17:16).
- Puasa Rasul Paulus (KPR. 9:9).
- Puasa Daniel (Daniel 1:8).
- Puasa Yohanes Pembaptis (Lukas 1:15).
- Puasa Ester (Ester 4:16' 5:2).

Berikut ini hasil pencarian kami, semoga bisa memberikan pencerahan kepada siapa saja yang membaca artikel ini.

PUASA MENURUT PERJANJIAN LAMA
Imamat 16 menceritakan bagaimana Tuhan Allah berfirman kepada Musa terkait dengan kedudukan Harun dan bagaimana harun harus mengadakan pendamaian dengan Allah atas dirinya , keluarganya dan bangsa Israel. Ini adalah pertama kami Allah menetapkan kepada manusia untuk berpuasa sebagai bentuk dan tanda pentahiran dan pendamaian dengan Allah yaitu dengan merendahkan diri kepada Allah. Allah adalah suci dan manusia penuh dengan dosa sehingga yang suci dengan yang berdosa tidak bisa disatukan. Melalui puasa Allah memberikan kesempatan kepada manusia yang berdoa untuk berjumpa dengan Allah. Ayat yang kami jadikan Nats adalah Imamat 16 : 29-31 sebagai berikut :

Inilah yang harus menjadi ketetapan untuk selama-lamanya bagi kamu, yakni pada bulan yang ketujuh, pada tanggal sepuluh bulan itu kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa dan janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan, baik orang Israel asli maupun orang asing yang tinggal di tengah-tengahmu. 
Karena pada hari itu harus diadakan pendamaian bagimu untuk mentahirkan kamu. Kamu akan ditahirkan dari segala dosamu di hadapan TUHAN. Hari itu harus menjadi sabat, hari perhentian penuh, bagimu dan kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa. Itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya.

Imamat 23 : 26-32 
Imamat 23: 26-32 adalah penegasan kembali dari atas Firman Allah sebelumnya ( Imamat 16: 29-31 ) yaitu Allah memerintahkan supaya umat Israel berpuasa TUHAN berfirman kepada Musa: "Akan tetapi pada tanggal sepuluh bulan yang ketujuh itu ada hari Pendamaian; kamu harus mengadakan pertemuan kudus dan harus merendahkan diri dengan berpuasa dan mempersembahkan korban api-apian kepada TUHAN. Pada hari itu janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan; itulah hari Pendamaian untuk mengadakan pendamaian bagimu di hadapan TUHAN, Allahmu. Karena setiap orang yang pada hari itu tidak merendahkan diri dengan berpuasa, haruslah dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya. Setiap orang yang melakukan sesuatu pekerjaan pada hari itu, orang itu akan Kubinasakan dari tengah-tengah bangsanya. Janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan; itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya bagimu turun-temurun di segala tempat kediamanmu. Itu harus menjadi suatu sabat, hari perhentian penuh bagimu, dan kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa. Mulai pada malam tanggal sembilan bulan itu, dari matahari terbenam sampai matahari terbenam, kamu harus merayakan sabatmu."

Ketentuan Allah untuk berpuasa juga muncul kembali dalam Bilangan 29 : 7 yaitu mengharuskan umat Israel untuk berpuasa pada bulan yang ke-7 di hari yang ke-10 seperti firmannya yang demikian : " Pada hari yang kesepuluh bulan yang ketujuh itu haruslah kamu mengadakan pertemuan yang kudus dan merendahkan dirimu dengan berpuasa, maka tidak boleh kamu melakukan sesuatu pekerjaan."

Hal berpuasa juga terdapat pada Bilangan 30 : 13 adalah bentuk nasar dan Janji dengan Sumpah yang dilakukan oleh Istri 
Pada Bilangan 30 : 13 merupakan ketentuan berpuasa karena bernazar dan berjanji daklam sumpah oleh seorang istri. Firman Allah menyebutkan bagaimana seorang istri yang bernazar dan berjanji dalam sumpah untuk merendahkan diri dihadapan Tuhan dengan berpuasa berlaku atau tidak sesuai dengan keputusan suaminya, sehingga bagi seorang istri puasanya bisa berlaku atau dibatalkan oleh suaminya. Seperti yang tertulis dalam Bilangan 30 : 13 sebagai berikut : " Setiap nazar dan setiap janji sumpah perempuan itu untuk merendahkan diri dengan berpuasa, dapat dinyatakan berlaku oleh suaminya atau dapat dibatalkan oleh suaminya. "

Puasa Hakim Hakim 20 ayat 26 adalah bentuk permohonan kepada Tuhan 
Hakim hakim 20: 26 
menceritakan bagaimana perang saudara dari suku Israel yang melawan saudara mereka yaitu Bani Benyamin dalam waktu tiga hari. Perang saudara dipicu karena perilaku orang orang di kota Gibea milik Bani Benyamin terhadap perempuan dari Istri orang Lewi; sehingga perilaku orang orang di kota Gibea tersebut telah menodai dan berbuat mesum terhadap sesama orang Israel. Sehingga terjadilah perang saudara yang menimbulkan kematian yang tidak sedikit di antara kedua belah pihak. Namun akhirnya atas kehendak Tuhan pada hari yang ketiga suku Benyamin di taklukkan setelah sehari sebelumnya orang orang Israel dari seluruh bangsa yang tiba di Betel menangis dan berpuasa sampai senja di hadapan Tuhan. Mereka menangis karena banyaknya orang orang Isreal yang tewas dalam perang saudara tersebut . Sehingga puasa yang dilakukan oleh bangsa Israel dihadapan Tuhan mengharapkan kemenangan dan keadilan atas perbuatan orang orang di Gibea dari suku Benyamin. Sehingga dengan melakukan hal tersebut Allah memberikan apa yang diharapkan oleh bangsa itu seperti yang tertulis dalam Hakim hakim 20 : 26 " Kemudian pergilah semua orang Israel, yakni seluruh bangsa itu, lalu sampai di Betel; di sana mereka tinggal menangis di hadapan TUHAN, berpuasa sampai senja pada hari itu dan mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan di hadapan TUHAN. " 
Puasa menurut II Tawarih 20 : 3 adalah upaya meminta pertolongan kepada Tuhan seperti tertulis sebagai berikut : Yosafat menjadi takut, lalu mengambil keputusan untuk mencari TUHAN. Ia menyerukan kepada seluruh Yehuda supaya berpuasa.
Ezra 8 :21. Kemudian di sana, di tepi sungai Ahawa itu, aku memaklumkan puasa supaya kami merendahkan diri di hadapan Allah kami dan memohon kepada-Nya jalan yang aman bagi kami, bagi anak-anak kami dan segala harta benda kami. Ezra 8:23 Jadi berpuasalah kami dan memohonkan hal itu kepada Allah dan Allah mengabulkan permohonan kami.

Hal berpuasa juga tertulis dalam I Samuel 7 : 6 adalah bentuk penyesalan atas pelanggaran terhadap Allah. 
Puasa yang dilakukan bangsa Israel seperti tertulis dalam I Samuel 7 : 6 adalah bentuk penyesalan dari bangsa Isreal yang telah membuat Allah Allah lain selain Tuhan Allah di daerah Mizpa. Bentuk penyesalan yang dilakukan adalah dengan membuang semua Baal dan Asytoret dari tengah tengah bangsa tersebut dan seluruh orang israel melakukan puasa pada jaman Samuel. Dan ketika bangsa Isrel berkumpul dan berpuasa di Mizpa dimanfaatkan oleh orang Filistin untuk menyerang bangsa Israel. Dan atas kehedak Tuhan akhirnya bangsa Israel bisa mengalahkan bangsa Filistin. 
Menurut bacaan ini puasa adalah bentuk penyesalan kepada Tuhan atas perbuatan perbuatan yang tidak berkenan dihadapan Tuhan. Seperti yang tertulis dalam I Samuel 7 : 6 " Setelah berkumpul di Mizpa, mereka menimba air dan mencurahkannya di hadapan TUHAN. Mereka juga berpuasa pada hari itu dan berkata di sana: "Kami telah berdosa kepada TUHAN." Dan Samuel menghakimi orang Israel di Mizpa. "

Puasa menurut I Samuel 31 : 13 adalah bentuk perkabungan .
Seperti yang tertulis dalam I Samuel 31 : 13 " Mereka mengambil tulang-tulangnya lalu menguburkannya di bawah pohon tamariska di Yabesh. Sesudah itu berpuasalah mereka tujuh hari lamanya. " dan II Samuel 1:12 " Dan mereka meratap, menangis dan berpuasa sampai matahari terbenam karena Saul, karena Yonatan, anaknya, karena umat TUHAN dan karena kaum Israel, sebab mereka telah gugur oleh pedang. " dan juga terdapat pada I Tawarikh 10 :12 " maka bersiaplah segenap orang gagah perkasa, lalu pergi mengambil mayat Saul dan mayat anak-anaknya. Mereka membawanya ke Yabesh dan menguburkan tulang-tulang mereka di bawah pohon besar, di Yabesh. Sesudah itu berpuasalah mereka tujuh hari lamanya. " 
Nehemia 1: 4 Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit,
Nehemia 9:1. Pada hari yang kedua puluh empat bulan itu berkumpullah orang Israel dan berpuasa dengan mengenakan kain kabung dan dengan tanah di kepala. 
Ester 4:3 Di tiap-tiap daerah, ke mana titah dan undang-undang raja telah sampai, ada perkabungan yang besar di antara orang Yahudi disertai puasa dan ratap tangis; oleh banyak orang dibentangkan kain kabung dengan abu sebagai lapik tidurnya.
Ester 4: 16 "Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang terdapat di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik waktu siang. Aku serta dayang-dayangkupun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati."

Puasa menurut II Samuel 12 : 16 adalah bentuk permohonan Daud agar Tuhan berbelas kasihan pada anaknya
Seperti yang terulis dalam II Samuel 12 : 1 - 25 diceritakan bagaimana Tuhan berfirman kepada Daud melalui Natan atas perbuatan perbuatan Daud yang tidak berkenan kepada Allah yaitu membuat Uria orang Het tewas dan Daud mengambil istri Uria ( Betsyeba ) menjadi istrinya. Sehingga anak yang dilahirkan oleh istri Daud dari bekas istri Uria sakit dan akhirnya mati pada hari ke-7. Selama 7 hari itu Daud melakukan puasa dengan harapan Tuhan mengabulkan permohonannya agar Tuhan berbelas kasihan pada anak itu. Seperti tertulis dalam II Samel 12 : 16 " Lalu Daud memohon kepada Allah oleh karena anak itu, ia berpuasa dengan tekun dan apabila ia masuk ke dalam, semalam-malaman itu ia berbaring di tanah. " dan II Samuel 12 : 21-23 " Berkatalah pegawai-pegawainya kepadanya: " Apakah artinya hal yang kauperbuat ini? Oleh karena anak yang masih hidup itu, engkau berpuasa dan menangis, tetapi sesudah anak itu mati, engkau bangun dan makan ! " Jawabnya: "Selagi anak itu hidup, aku berpuasa dan menangis, karena pikirku: siapa tahu TUHAN mengasihani aku, sehingga anak itu tetap hidup. Tetapi sekarang ia sudah mati, mengapa aku harus berpuasa? Dapatkah aku mengembalikannya lagi? Aku yang akan pergi kepadanya, tetapi ia tidak akan kembali kepadaku."

Puasa menurut I Raja Raja 21 : 19 adalah siasat dan kelicikan untuk memperdaya.
Pada I Raja Raja 21 dikisahkan bagaimana raja Israel " Ahab " mengingini sebidang tanah milik Nabot, dan Nabot tidak memberikan tanah leluhurnya itu kepada Nabot. Atas siasat , kelicikan dan tipudaya dari istri Ahab " Izebel " yang menulis surat kepada pemuka dan tua tua yang tinggal di kota Nabot agar memaklumkan puasa dan memperdaya Nabot yang berakhir pada kematian Nabot sehingga raja Ahab berhasil mengambil tanah milik Nabot menjadi miliknya. Dan bagaimana hukuman Allah ditimpakan kepada raja Ahab. Semua terdapat dalam I Raja Raja 21. Dibawah ini adalah firman yang terkait dengan perihal puasa sebagai berikut : I raja raja 21 : :9 Dalam surat itu ditulisnya demikian: "Maklumkanlah puasa dan suruhlah Nabot duduk paling depan di antara rakyat. ; :12 Mereka memaklumkan puasa dan menyuruh Nabot duduk paling depan di antara rakyat. ; : 27 Segera sesudah Ahab mendengar perkataan itu, ia mengoyakkan pakaiannya, mengenakan kain kabung pada tubuhnya dan berpuasa. Bahkan ia tidur dengan memakai kain kabung, dan berjalan dengan langkah lamban.

Puasa menurut Ester 9 : 31 adalah bentuk syukur dan kemenangan
Pada kitab Ester 9 : 20 - 32 menyebutkan bahwa ketentuan puasa yang diwajibkan oleh Mordekhai dan Ratu Ester adalah bentuk rasa syukur karena Tuhan melindungi bangsa Israel. Dengan terbunuhnya Haman bin Hamedata yang telah merancang untuk membinasakan orang Yahudi. Sehingga dengan kematian Haman maka rencana jahat itu tidak bisa terlaksana. Kewajiban untuk berpuasa tertulis dalam Ester 9 : 31 sebagai berikut : " supaya hari-hari Purim itu dirayakan pada waktu yang ditentukan, seperti yang diwajibkan kepada mereka oleh Mordekhai, orang Yahudi itu, dan oleh Ester, sang ratu, dan seperti yang diwajibkan mereka kepada dirinya sendiri serta keturunan mereka, mengenai hal berpuasa dan meratap-ratap. "

Firman Tuhan yang lainnya tentang puasa seperti tertulis dalam perjanjian lama sebagai berikut :

Mazmur 35:13 Tetapi aku, ketika mereka sakit, aku memakai pakaian kabung; aku menyiksa diriku dengan berpuasa, dan doaku kembali timbul dalam dadaku,

Mazmur 69:10 (69-11) Aku meremukkan diriku dengan berpuasa, tetapi itupun menjadi cela bagiku;

Mazmur 109 : 24 Lututku melentuk oleh sebab berpuasa, dan badanku menjadi kurus, habis lemaknya.

Yesaya 58 :3. "Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak memperhatikannya juga? Mengapa kami merendahkan diri dan Engkau tidak mengindahkannya juga?" Sesungguhnya, pada hari puasamu engkau masih tetap mengurus urusanmu, dan kamu mendesak-desak semua buruhmu.

Yesaya 58 : 4 -6 " Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan caramu berpuasa seperti sekarang ini suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi. Sungguh-sungguh inikah berpuasa yang Kukehendaki, dan mengadakan hari merendahkan diri, jika engkau menundukkan kepala seperti gelagah dan membentangkan kain karung dan abu sebagai lapik tidur? Sungguh-sungguh itukah yang kausebutkan berpuasa, mengadakan hari yang berkenan pada TUHAN? Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk,

Yeremia 14:12 Sekalipun mereka berpuasa, Aku tidak akan mendengarkan seruan mereka; sekalipun mereka mempersembahkan korban bakaran dan korban sajian, Aku tidak akan berkenan kepada mereka, melainkan Aku akan menghabiskan mereka dengan perang, dengan kelaparan dan dengan penyakit sampar."

Yeremia 36:6 Jadi pada hari puasa engkaulah yang pergi membacakan perkataan-perkataan TUHAN kepada orang banyak di rumah TUHAN dari gulungan yang kautuliskan langsung dari mulutku itu; kepada segenap orang Yehuda yang datang dari kota-kotanya haruslah kaubacakannya juga.

Yeremia 36:9. Adapun dalam tahun yang kelima pemerintahan Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda, dalam bulan yang kesembilan, orang telah memaklumkan puasa di hadapan TUHAN bagi segenap rakyat di Yerusalem dan bagi segenap rakyat yang telah datang dari kota-kota Yehuda ke Yerusalem. --

Daniel 6:18. (6-19) Lalu pergilah raja ke istananya dan berpuasalah ia semalam-malaman itu; ia tidak menyuruh datang penghibur-penghibur, dan ia tidak dapat tidur.

Daniel 9:3 Lalu aku mengarahkan mukaku kepada Tuhan Allah untuk berdoa dan bermohon, sambil berpuasa dan mengenakan kain kabung serta abu.

Yoel 1:14. Adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya; kumpulkanlah para tua-tua dan seluruh penduduk negeri ke rumah TUHAN, Allahmu, dan berteriaklah kepada TUHAN.

Yoel 2:12. "Tetapi sekarang juga," demikianlah firman TUHAN, "berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh."

Yoel 2:15 Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya;

Yunus 3:5. Orang Niniwe percaya kepada Allah, lalu mereka mengumumkan puasa dan mereka, baik orang dewasa maupun anak-anak, mengenakan kain kabung.

Zakharia 7:5 "Katakanlah kepada seluruh rakyat negeri dan kepada para imam, demikian: Ketika kamu berpuasa dan meratap dalam bulan yang kelima dan yang ketujuh selama tujuh puluh tahun ini, adakah kamu sungguh-sungguh berpuasa untuk Aku?

Zakharia 8:19 "Beginilah firman TUHAN semesta alam: Waktu puasa dalam bulan yang keempat, dalam bulan yang kelima, dalam bulan yang ketujuh dan dalam bulan yang kesepuluh akan menjadi kegirangan dan sukacita dan menjadi waktu-waktu perayaan yang menggembirakan bagi kaum Yehuda. Maka cintailah kebenaran dan damai !" 


PUASA MENURUT PERJANJIAN BARU

Dalam perjanjian baru juga terdapat beberapa ayat tentang berpuasa, bagaimana seharusnya berpuasa menurut Yesus Kristus. Alkitab tidak memerintahkan orang-orang Kristen untuk berpuasa. Puasa bukanlah sesuatu yang dituntut atau diminta Allah dari orang-orang Kristen. Pada saat yang sama, Alkitab memperkenalkan puasa sebagai sesuatu yang baik, berguna dan perlu dilakukan. Kitab Kisah Rasul mencatat tentang orang-orang percaya yang berpuasa sebelum mereka mengambil keputusan-keputusan penting ( Kisah Rasul 13:4; 14:23 ). Doa dan puasa sering dihubungkan bersama ( Lukas 2:37; 5:33 ). Puasa tidak hanya fokus pada tidak makan atau tidak minum saja, seharusnya tujuan dari puasa adalah melepaskan mata kita dari hal-hal duniawi dan berpusat pada Tuhan. Puasa adalah cara untuk mendemonstrasikan kepada Tuhan, dan kepada diri sendiri, bahwa Anda serius dalam hubungan Anda dengan Tuhan. 

Sekalipun di dalam Alkitab puasa selalu berhubungan dengan tidak makan, ada cara-cara lain untuk berpuasa. Apapun yang dapat Anda tinggalkan untuk sementara demi untuk memusatkan perhatian pada Tuhan dengan cara yang lebih baik dapat dianggap sebagai puasa (1 Korintus 7:1-5). Puasa perlu dibatasi waktunya, khususnya puasa makanan. Tidak makan dalam jangka waktu yang panjang dapat merusak tubuh. Puasa bukan untuk menghukum tubuh Anda, tapi untuk memusatkan perhatian pada Tuhan. Puasa tidak boleh dianggap sebagai salah satu "metode diet." Jangan berpuasa untuk menghilangkan berat badan, tapi untuk memperoleh persekutuan yang lebih dalam dengan Allah. Benar, siapa saja bisa berpuasa. Ada orang-orang yang tidak bisa puasa makan (penderita diabetes misalnya), tapi setiap orang dapat untuk sementara meninggalkan sesuatu demi untuk memfokuskan diri pada Tuhan.

Dengan mengalihkan mata dari hal-hal dunia ini, kita dapat memusatkan diri pada Kristus dengan lebih baik. Puasa bukanlah cara untuk membuat Tuhan melakukan apa yang kita inginkan. Puasa mengubah kita, bukan Tuhan. Puasa bukanlah cara untuk kelihatan lebih rohani dibanding orang lain. Puasa harus dilakukan dalam kerendahan hati dan dengan penuh sukacita. Matius 6:16-18 mengatakan, ""Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."

Apa saja puasa yang tercatat dalam Perjanjian Baru ? 
1. Puasa Yesus, 40 hari 40 malam tidak makan (Mat 4:2)
2. Puasa Yohanes pembabtis, tidak makan dan tidak minum (Mat 11:18)
3. Puasa Paulus, 3 hari 3 malam tidak makan, tidak minum dan tidak melihat (Kis 9:9)
4. Puasa Jemaat mula-mula, untuk menguatkan Paulus dan Barnabas dalam pelayanan (Kis 13:2-3) 

Puasa puasa yang luar biasa karena dalam waktu 40 hari 40 malam tidak makan dan tidak minum yang diceritakan oleh Alkitab adalah

  1. Puasa Musa, 40 hari 40 malam tidak makan dan tidak minum (Kel 24:16 dan Kel 34:28)
  2. Puasa Elia, 40 hari 40 malam berjalan kaki (1 Raj 19:8)
  3. Puasa Niniwe, 40 hari 40 malam tidak makan, tidak minum dan tidak berbuat jahat (Yunus 3:7)
  4. Puasa Yesus, 40 hari 40 malam tidak makan ( Mat 4:2 )

Puasa 40 hari 40 malam adalah jenis puasa karunia karena hanya atas karunia Tuhan saja semua bisa terjadi, termasuk orang orang yang memang mendapat karunia khusus dari Allah yang bisa menjalankan puasa tersebut diatas. Sehingga tidak semua orang bisa menjalankannya; dilihat dari sudut pandang kesehatan hal tersebut tidak mungkin dilakukan karena secara alami manusia akan mati.

Bagaimana berpuasa yang baik menurut Kitab Perjanjian Baru :

1. Puasa adalah menjalin hubungan pribadi dengan Allah sehingga orang lain tidak perlu tahu seperti yang tertulis dalam Matius 6 : 16-18 sebagai berikut :
"Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."

2. Mengapa murid-murid Yesus tidak berpuasa ketika Ia bersama mereka ? ( Matius 9 : 14-16 dan Lukas 5 : 33-35 - Markus 2 : 18 )
Karena puasa adalah untuk menunjukkan kepada Allah atau menjalin hubungan dengan Allah , sedangkan Yesus adalah Imanuel (= Allah beserta kita ). Sehingga apa artinya berpuasa jika Yesus Kristus yang adalah Allah ada ditengah tengah para murid. Seperti yang tertulis dalam Matius 9 : 14-16 seperti dibawah ini :
Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata: "Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak ?" Jawab Yesus kepada mereka: "Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.

Yesus telah menjelaskan dalam Mat 9:15. Yesus juga menerangkan lewat perumpamaan bahwa puasa dalam Perjanjian Lama berbeda dengan puasa dalam Perjanjian Baru. (Mat 9:16-17).

3. Puasa untuk pengusiran Setan yang membandel ( Matius 17 : 14-21 )
Dalam Matius 17: 14 - 21 diceritakan bagaimana seorang anak muda yang sakit ayan karena dirasuki oleh setan dan murid murid Yesus Kristus tidak bisa menyembuhkannya atau mengusir setan tersebut, sehingga harus Yesus yang turun tangan sendiri, sehingga sembuhlah anak itu. Setelah semua itu murid murid Yesus bertanya mengapa mereka tidak bisa mengusir setan itu ? jawab Yesus adalah karena murid murid Yesus kurang percaya dan Yesus menjelaskan sekali lagi bahwa untuk jenis setan yang seperti ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan berpuasa. Seperti yang tertulis dalam Matius 17 : 21

4. Puasa karena pengutusan Roh Kudus. ( Kisah Para Rasul 13-1-3 )
Dalam Kisah Para Rasul 13 : 1-3 diceritakan bagaimana Roh Kudus mengutus Barnabas dan Saulus menerima tugas dari Roh Kudus untuk menjalankan misi pelayanan yang ditentukan oleh Roh Kudus.
" Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus: "Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka." Maka berpuasa dan berdoalah mereka, dan setelah meletakkan tangan ke atas kedua orang itu, mereka membiarkan keduanya pergi.

5. Berdoa dan berpuasa dilakukan sebelum menyerahkan penatua penatua jemaat kepada Tuhan ( Kisah Para Rasul 14 : 22 dan 23 )
Berdoa dan berpuasa dilakukan oleh Paulus dan Barnabas sebelum menyerahkan penatua penatua jemaat kepada Tuhan. Hal ini dilakukan di kota Listra, Ikonium dan Antiokhia. Seperti yang tertulis dalam Kisah Para Rasul 14 : 23 sebagai berikut :
Di tiap-tiap jemaat rasul-rasul itu menetapkan penatua-penatua bagi jemaat itu dan setelah berdoa dan berpuasa, mereka menyerahkan penatua-penatua itu kepada Tuhan, yang adalah sumber kepercayaan mereka.

6. Siap menderita - berdoa dan berpuasa dalam pelayanan ( 2 Korintus 6: 1-10 )
Sebagai seorang pelayan Tuhan seperti yang ditulis Paulus dalam surat nya yang ke-2 kepada Jemaat di Korintus bahwa sebagai pekerja dalam pelayanan di dalam Tuhan hendaknya tetap murni, tidak menerima suap, sabar dalam penderitaan dan kesukaran. Seperti yang tertulis dalam II Korintus 11 : 27 sebagai berikut : Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian,

 

MetaTag tentang Puasa menurut Al Quran :
quran quran, puasa, puasa ramadhan, hari raya puasa, hari puasa, puasa in english, hari haram puasa, www.puasa, quran quran quran, about al quran, quran al, the al quran, al quran al quran, ayat ayat al, ayat al, ayat of quran, quran in english, al quran dan, al quran & terjamahan, terjemahan quran, puasa niat, sunnah puasa, ramadhan bulan puasa, puasa islam, ramadan radio, ramadhan tiba, tentang bulan puasa, hadist 1, rama dhan, seputar puasa, pua sa, hukum puasa sunah, ramadhan bulan yang suci, seputar puasa ramadhan, niat puasa dibulan ramadhan, pertanyaan seputar puasa, niat puasa romadhon, keutamaan puasa, apa itu puasa ramadhan, niat puasa romadon, al quran & terjemah, menurut al quran, al quran terjemahannya, al quran dan terjemahan, al qurain, al qu an dan terjemahan, alqura an, islam al quran, terjemahan alqur an, al qur an dan terjemahan, downloads al quran, dari quran, pengertian syari at, bahasa al quran, alqu an, algur an, kata al qur an, quran indonesia, indonesia quran, alkur an, al quran artinya, al qor an, al quran tentang ilmu, islamic al quran, al quran indonesian, al quran dan arti, al qur an dan arti, quran dan artinya, ayat alqur an tentang ilmu, terjemahan ayat quran, al quoran, search ayat in quran, puasa, puasa ramadhan, hari puasa, hari raya puasa, hari haram puasa, puasa in english, www.puasa, puasa menurut islam, abaout islam, muslim muslim, muslim for muslim, puasa niat, dari in islam, sunnah puasa, senin kamis, puasa kamis, puasa islam, maca m, niat puasa kamis, niat puasa senin, puasa senin kamis niat, niat puasa senin & kamis, niat puasa senen kamis, niat puasa senin kemis, niat puasa senen kemis, manfaat puasa sensn, manfaat puasa senin & kamis, puasa senin kamis manfaatnya, hikmah puasa senen kamis, puasa sunah dalam islam, makanan haram dan halal menurut islam, kamis islam, keuntungan puasa, shalat dalam al quran, puasa yang haram, pua sa, hukum niat puasa, hukum puasa sunnah, manfaat puasa sunah, manfaat puasa sunnah, puasa senin kamis dalam islam, puasa sunat dalam islam, puasa mutih dalam islam, syariah islam di indonesia, definisi ibadah dalam islam, puasa mutih menurut islam, puasa menurut kristen, puasa senin kamis menurut islam, hukum puasa sunah, hukum islam yang tidak disepakati, waktu niat puasa, kata hikmah puasa, niat berpuasa senin kamin, membatalkan puasa sunnah, niat puasa dan artinya, ramadhan, ramadhan 2012, ramadhan 2013, ramadhan 2014, ramadhan 2015, ramadhan 2016, calender islamic, ramadhan song, tariq ramadhan, ramadhan songs, ramadhan photo, islamic on line, ramadhan pictures, ramadhan image, image ramadhan, ramadhan kareem, ramadhan mubarak, ramadhan karim, ramadhan month, month of ramadhan, ramadhan date, ramadhan dates, ramadhan messages, fasting in ramadhan, ramadhan fasting, fasting ramadhan, ramadhan time, ramadhan calendar, ramadhan message, ramadhan schedule, download ramadhan, ramadahan food, ramadhan 2011, celendar of islam, calendar islam, said ramadhan, ramadhan images, images ramadhan, photos ramadhan, ramandhan photos, ramadhan time table, picture of ramadhan, ramadhan picture, pictur ramadhan, start of ramadhan, wallpapers ramadhan, ramadhan wallpapers, ramadhan greetings, ramadhan in islam, ramadhan pics, ranadhan greeting, ramadhan sms, ramadhan 2010, end of ramadhan, bulan ramadhan, ramadhan bulan, bulan puasa, puasa bulan ramadhan, ramadhan bulan puasa, kata kata bulan ramadhan, kata bulan ramadhan, menyebut bulan ramadhan, hikmah ramdhan, bulan suci ramadhan, amalan bulan ramadhan, puasa islam, pidato bulan ramadhan, ceramah bulan ramadhan, tentang bulan ramadhan, ucapan bulan ramadhan, hikmah ramadan, kelebihan bulan ramadhan, puasa di bulan ramadhan, keutamaan bulan ramadhan, arab ramadan, ramadan arab, ramada n, doa bulan ramadhan, kata kata menyambut bulan ramadhan,kata menyambut bulan ramadhan, kata mutiara bulan ramadhan, mutiara kata bulan ramadhan, kata kata mutiara bulan ramadhan, puasa arab, amalan, menyambut bulan suci ramadhan, khutbah bulan ramadhan, hikmat bulan ramadhan, kata kata dibulan ramadhan, kata kata bulan suci ramadhan, puisi bulan ramadhan, berpuasa di bulan ramadhan, gambar bulan ramadhan, kegiatan bulan ramadhan, cerita bulan ramadhan, kultum bulan ramadhan,