PENELUSURAN CIKAL BAKAL GERAKAN SHALAT


Artikel ini membahas tentang latar belakang sejarah gerakan dari shalat yang dilakukan oleh pemeluk agama Islam. Shalat adalah kewajiban bagi agama Islam yang harus di lakukan sebanyak 5 kali dalam satu hari. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia kata " Shalat " tidak ditemukan. Kata yang benar menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah " salat " bukan kata " Shalat " . Kata " Shalat " ditemukan dalam terjemahan Al-Quran dalam bahasa Indonesia. Kata " Shalat " dalam Al- Quran ditemukan sebanyak 79 kali ( baik dalam muqaddimah , ayat - ayat Al-Quran dan catatan kaki Al Quran ); seperti tertulis dalam Al Baqarah 238 - Al Baqarah 3- Al Baqarah 43 - Al Baqarah 153 - Al Israa' 78 - Al 'Ankabuut 45 - An Nisaa' 102 & 103 - Catatan kaki " Al Kautsar 3 " - Catatan kaki dari " Al Mursalaat 48" -An Nisaa' 43 - muqaddimah Ibrahim - Ibrahim 31 - Al 'Alaq 10 & 17 - Al Maa´uun 4 - An Nisaa' 142 - Faathir 29 - Ath Thuur 48 dan masih banyak lagi yang tidak kami sebutkan. Menurut kami kata " salat " dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki arti yang hampir sama dengan kata " Shalat " dalam Al Quran. 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia kata " salat " memiliki 2 pengertian yaitu 1 rukun Islam kedua, berupa ibadah kepada Allah Swt., wajib dilakukan oleh setiap muslim mukalaf, dengan syarat, rukun, dan bacaan tertentu, dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam; 2 doa kepada Allah.
Kata salat tidak berdiri sendiri tetapi bergandengan dengan : ( Nb : tanda -- berarti kata salat )
-- berjamaah salat bersama-sama dengan mengikuti imam;
-- Duha salat sunah pada pagi hari (kira-kira pukul 09.00) sebanyak 2—8 rakaat;
-- Gaib salat jenazah yang dilakukan untuk orang muslim yang meninggal yang mayatnya tidak berada di tempat;
-- Hajat salat sunah, sedikitnya dua rakaat, yang dilakukan pada siang atau malam hari untuk memohon suatu hajat yang khusus kpada Allah agar Allah mengabulkannya;
-- Id salat sunah dua rakaat yang dikerjakan pada Idulfitri (1 Syawal) dan Iduladha (10 Zulhijah);
-- Idain salat dua hari raya, yaitu Idulfitri dan Iduladha;
-- Iduladha salat sunah dua rakaat yang dikerjakan pada Iduladha tanggal 10 Zulhijah;
-- Idulfitri salat sunah dua rakaat yang dikerjakan pada Idulfitri tanggal 1 Syawal;
-- Istikharah salat sunah dua rakaat pada malam hari untuk meminta petunjuk yang paling baik dari beberapa pilihan;
-- Istiska salat sunah dua rakaat pada siang hari untuk meminta hujan yang dilakukan di lapangan, sebelumnya didahului dengan khotbah;
-- jamaah salat berjamaah;
-- Jamak salat yang dilaksanakan dengan mengumpulkan dua salat wajib dalam satu waktu, seperti salat Zuhur dengan Asar dan salat Magrib dengan salat Isya (khusus dalam perjalanan);
-- Jenazah salat untuk orang muslim yang meninggal, dilakukan dengan empat takbir, hukumnya fardu kifayah;
-- Jumat salat berjamaah dua rakaat pada hari Jumat didahului dengan khotbah, hukumnya wajib bagi laki-laki, waktunya sama dengan salat Zuhur;
-- Khauf salat dalam peperangan;
-- Khusuf salat sunah karena terjadinya gerhana bulan;
-- Kusuf salat sunah karena terjadinya gerhana matahari;
-- lima waktu salat wajib;
-- Loha salat Duha;
-- maktubah salat yang diwajibkan lima kali sehari semalam; salat lima waktu;
-- Marid salat yang dikerjakan oleh orang sakit;
-- Mayat salat Jenazah;
-- Musafir salat sunah dua rakaat yang dikerjakan ketika akan bepergian atau pulang dari bepergian;
-- nafilah salat sunah;
-- Qasar salat yang dilaksanakan dengan memendekkan jumlah rakaat, yaitu empat rakaat menjadi dua rakaat (khusus dalam perjalanan);
-- rawatib salat sunah yang dikerjakan sebelum atau sesudah salat wajib;
-- Safar salat dalam perjalanan jauh (yang bukan dengan tujuan maksiat) dapat berupa salat jamak, salat qasar, atau gabungan kedua-duanya;
-- sunah salat yang tidak wajib dilakukan, tetapi mendapat pahala apabila dilakukan;
-- Tahajud salat sunah, sedikitnya dua rakaat, dikerjakan sesudah bangun tidur pada separuh malam hingga menjelang subuh; qiamulail;
-- Tahiyat Masjid salat sunah dua rakaat ketika masuk masjid untuk menghormati masjid sebagai tempat suci;
-- Tarawih salat sunah yang dilakukan pada bulan Ramadan, yang waktunya sesudah salat isya hingga menjelang fajar, dapat dikerjakan sendiri, baik di rumah maupun di masjid, atau dengan berjamaah dan tanpa azan atau iqamat;
-- Taubat salat sunah dua atau empat rakaat dengan memperbanyak istigfar karena ingin mohon ampun kpada Allah atas dosa;
-- Witir salat sunah yang jumlah rakaatnya ganjil, seperti 1, 3, 5 (dst) rakaat, dilakukan sesudah Isya sampai terbit fajar (lazim dilakukan setelah salat Tarawih);
-- wajib salat fardu yang dilaksanakan lima waktu dalam sehari semalam, yaitu Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya;
-- Wusta salat Asar;
( sumber : http : // pusatbahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/ )

Itu adalah penjelasan singkat dari kata " salat " dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang artinya serupa dengan kata " Shalat " dalam Al Quran. Tetapi bukan itu yang kami ingin bahas dalam artikel ini, tetapi bagaimana gerakan salat / Shalat tercipta. Dari mana gerakan shalat / salat tercipta ? kami akan mengupas gerakan shalat / salat menurut Al Qur'an maupun hadish dan kami bandingkan dengan Alkitab.


Perhatikan gambar di diatas adalah petunjuk gerakan salat / shalat.

Banyak sekali tulisan - tulisan yang menyatakan bahwa ajaran agama Islam bukan murni turun dari Allah melalui Muhammad, tetapi merupakan contek menyontek dari ajaran- ajaran Yahudi dan Kristen di daerah Timur tengah. Berikut ini adalah artikel artikel yang kami maksud : ( silahkan di baca sendiri ) :
  1. http://kursusislam.wordpress.com/2011/06/22/membedah-asal-usul-shalat/
  2. http://copasalrebell2012.blogspot.com/2012/04/sejarah-sholat-ummat-terdahulu.html
  3. http://tausyah.wordpress.com/2010/07/18/sejarah-shalat-dan-dalil-dalilnya-dalam-quran-dan-injil/
  4. http://orthodoxkristen.multiply.com/journal/item/4
  5. dan masih banyak yang lainnya ... silahkan cari sendiri di google dengan keyword : sejarah gerakan shalat.
Hal tersebut sangat mungkin menurut kami karena Muhammad adalah pedagang lintas wilayah (kalau sekarang adalah pedagang " eksport - import ) sehingga beliau sering bepergian ke luar daerahnya dan melihat banyak tradisi dan budaya di daerah lain.
Gerakan shalat yang dilakukan oleh pemeluk agama Islam memiliki latar belakang yang jelas merupakan tradisi dari masyarakat Yahudi dan Komunitas Kristen di wilayah Timur tengah ( Orthodoks Syria ) yang dianggap bidah oleh komunitas Kristen Roma dan Komunitas Kristen Yerusalem dan Komunitas Aleksandria / Koptik.
Menelusuri sejarah gerakan Shalat membuat kami harus mencari informasi dari berbagai sumber mengingat Al - Quran tidak menjelaskan secara detil sejak kapan dan bagaimana teknis pelaksanaan Sholat yang diperintahkan kepada Muhammad . Meski demikian al-Quran secara tegas menyatakan bahwa Sholat sudah dilakukan oleh umat-umat sebelumnya, seperti perintah Sholat kepada Nabi Ibrahim dan anak cucunya[2], kepada Nabi Syu’aib[3], kepada Nabi Musa[4] dan kepada Nabi Isa al-Masih[5].

Menurut sejarah Islam menyebutkan bahwa Gerakan Shalat yang dilakukan oleh Muhammad secara utuh terjadi ketika Muhammad telah melakukan Isra' - Miraj dari Masjidil Haram ( Mekkah ) ke Masjidil Aqsha ( Israel ( Betlehem ) sekarang menjadi Negara Palestina ) dengan mengendarai burung Burag bersama Jibril dan konon naik ke langit ke-7 dan disana terjadi tawar menawar dengan Allah terkait dengan waktu pelaksanaan Shalat sehingga terjadi kesepakatan cukup 5 kali sehari. Menurut sejarah Islam menyebutkan bahwa waktu penetapan shalat terjadi  ketika Muhammad melakukan isra mi’raj dari Mekkah ke Yerusalem dan dari Yerusalem ke Surga. Di surga ia diberi mandat untuk mengabarkan kewajiban shalat untuk umat muslim sebanyak 5 kali, setelah tawar menawar dengan Allah swt yang tadinya minta 50 kali dalam sehari, kemudian ditawar jadi 25, kemudian dikorting jadi 12, dikasih keringanan lagi akhirnya jadi 5 kali dalam satu hari.
Sedangkan teknis gerakan Shalat terjadi pagi hari setelah peristiwa Isra' - Miraj', Malaikat Jibril memberi contoh gerakan shalat yang dilaksanakan umat Islam sampai hari ini. Seperti yang ditulis dalam sebuah Hadish :

Dari Abu Mas’ud r.a. katanya : Rasulullah Saw bersabda :" turun Jibril, lalu dia menjadi imam bagiku Dan aku sholat bersamanya, kemudian aku sholat bersamanya, lalu aku sholat bersamanya dan aku sholat bersamanya dan aku sholat bersamanya Nabi menghitung dengan lima anak jarinya – Hadis Riwayat Muslim[9]

Sejarah Islam juga menyebutkan bahwa sebelum peristiwa Isra' - Miraj terjadi, Muhammad juga melakukan shalat. Sebelum Muhammad terangkat di langit ke-7 yaitu ketika tiba di Baitul maqdis ( Masjidil Aqsha ) telah melakukan shalat berjamaah dengan para Nabi. Walupun kisah ini menjadi pertanyaan besar karena Baitul maqdis ( Masjidil Aqsha ) baru dibangun pada tahun 637 Masehi pada masa pemerintahan Khalifah umar bin khatab. Pada tahun tersebut Muhammad sudah Almarhum. Tetapi karena ini adalah sebuah doktrin / kepercayaan oke-lah kita masukkan dalam sejarah walupun diragukan kebenarannya. 

Hadish juga mengungkapkan bahwa Syariah Shalat telah dilakukan sebelum Muhammad melakukan Isra' - Miraj seperti dalam :
Pernahkah anda membaca surat ini (surat Al-Muzammil)? Sesungguhnya Allah mewajibkan shalat malam seperti di awal surat ini. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya melaksanakan shalat malam selama setahun, sampai kaki mereka bengkak, dan Allah tidak turunkan ayat-ayat akhir surat ini selama 12 bulan. Kemudian Allah menurunkan keringanan untuk shalat malam seperti disebutkan pada akhir surat ini, sehingga shalat malam hukumnya anjuran, setelah sebelumnya kewajiban. (HR. Nasai 1601, Ibnu Khuzaimah 1127).

Nabi itu mengajarkan, “Beribadahlah kepada Allah semata dan jangan menyekutukannya dengan sesuatu apapun, tinggalkan apa yang menjadi ajaran nenek moyang kalian. Dia memerintahkan kami untuk shalat, zakat, bersikap jujur, menjaga kehormatan, dan menyambung silaturahim.” (HR. Bukhari 7 dan Muslim 1773)

Yang kami ketahui, tidak terdapat keterangan yang shahih maupun hasan yang menjelaskan tata cara shalat yang dikerjakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebelum persitiwa isra’ mi’raj. Dan tahu masalah ini tidak memberikan banyak manfaat. Karena kita beribadah kepada Allah sesuai dengan apa yang Allah perintahkan untuk kita, dan yang sudah ditetap dalam syariat setelah sempurna. (Fatawa Syabakah Islamiyah, no. 41207).
Sumber: http://ar.islamway.net/fatwa/28523

Sedangkan apa saja yang melatar-belakangi shalat 5 waktu selain terjadinya tawar menawar antara Muhammad dengan Allah tidak kami temukan dalam Al Quran. Mengapa waktu pelaksanaan shalat seperti yang terjadi sampai saat ini; Misalnya : mengapa shalat subuh dilakukan sebelum terbitnya matahari, atau mengapa shalat Dzuhur dilakukan tengah hari atau mengapa shalat maghrib dilakukan setelah matahari terbenam tidak kami temukan dalam Al Quran. Walupun ada beberapa asumsi yang menjelaskannya seperti Shalat subuh dilakukan pertama kali oleh Nabi Adam ; Shalat dzuhur dilakukan pertama kali oleh Nabi Ibrahim ; Shalat Ashar dilakukan pertama kali oleh Nabi Yunus ; Shalat Magrib pertama kali dilakukan oleh Nabi Isa; Shalat Isya dilakukan oleh Nabi Musa. Cerita -cerita tersebut kami anggap sebagai asumsi belaka karena tidak secara jelas tertulis dalam Al Qur'an.
Shalat islam sebenarnya contekan dari shalat Kristen. Karena islam diyakini tadinya adalah salah satu  sempalan sekte Kristen Syria, yang dianggap bidah oleh Kristen Roma dan Yerusalem dan Aleksandria / koptik. Berikut ini adalah kemiripan shalat agama Islam dengan shalat agama Kristen Ortodoks Syria. Waktu sholat bukan 5 kali sehari tetapi 7 kali sehari seperti yang tertulis dalam Alkitab Mazmur 119:164 " Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau, karena hukum-hukum-Mu yang adil. " . Berikut adalah waktu shalat dan latar belakang dilaksanakannya waktu tersebut :
  1. Shalat / ibadat pagi ( sebelum matahari menyingsing ), merupakan tradisi Yahudi berdasarkan Keluaran 29:38-41  ( ibadat korban pagi dan petang )
  2. Shalat jam ke-3 ( sekitar pukul 09.00 - 11.00 ; pagi ). dalam islam Shalat Dhuha ( bukan shalat wajib ) oleh berdasarkan Kitab Kisah Para Rasul 2:1,15 yang mempunyai pengertian penyaliban Yesus dan juga turunnya Sang Roh Kudus (Markus .15:25; Kisah Para Rasul .2:1-12,15)
  3. Shalat Jam Keenam ( sekitar pukul 12.00 - 13.00 / tengah hari ) dalam Islam Shalat Dzuhur merupakan peringatan akan penderitaan Yesus Kristus di kayu salib ( Lukas.23:44-45)
  4. Shalat Jam Kesembilan ( sekitar pukul 15.00 - 16.00 ) dalam Islam Shalat Asyar adalah untuk mengingatkan saat Kristus menghembuskan nafas terakhirNya di atas salib ( Markus.15:34-37), sekaligus untuk mengingatkan bahwa kematian Kristus di atas salib adalah untuk menebus dosa-dosa, agar manusia dapat melihat dan merasakan rahmat Ilahi
  5. Shalat Senja ( sekitar pukul 18.00 ) dalam Islam Shalat Maghrib merupakan tradisi Yahudi yang sama seperti sholat jam pertama, sholat ini dilatar belakangi oleh ibadah korban pagi dan petang yang terdapat dalam Kitab Keluaran 29:38-41
  6. Shalat Purna Bujana ( sekitar pukul 20.00 - 24.00 WIB ) dalam Islam Shalat Isya terinspirasi pada Mazmur 4 : 9
  7. Shalat Tengah Malam dalam Islam dikenal sebagai Shalat Tahajjud, terinspirasi oleh ayat Alkitab pada Matius 24:42Lukas.21:26Wahyu 16:15
    Sumber : http://kursusislam.wordpress.com/2011/06/22/membedah-asal-usul-shalat/

Bagaimana gerakan shalat yang dicontohkan oleh Malaikat Jibril kepada Muhammad pada saat pagi hari setelah peristiwa Isra' - Miraj seperti yang dilakukan umat Islam sampai pada hari ini. Kami mencoba mencari dan menelusuri sejarah gerakan tersebut seperti yang tertulis dalam Alkitab. Tentu saja penelusuran kami ini sifatnya hanya sebatas asumsi belaka. Karena Alkitab tidak menyatakan secara tertulis bahwa orang - orang percaya yang tertulis dalam Alkitab melakukan gerakan shalat. Hal inilah yang melatar belakangi kami menyatakan bahwa hal tersebut adalah asumsi - asumsi belaka. Silahkan anda baca asumsi tersebut karena memang jika dihubungkan dan dikaitkan dengan gerakan shalat umat Islam ada keterkaitan.
Kami menemukan beberapa ayat yang bisa di asumsikan sebagai gerakan shalat. Berikut ini adalah hasil penelusuran kami.




GERAKAN MENGANGKAT KEDUA TANGAN

1. Keluaran 17 : 11 " Dan terjadilah, apabila Musa mengangkat tangannya, lebih kuatlah Israel, tetapi apabila ia menurunkan tangannya, lebih kuatlah Amalek."
Kisah mengangkat tangan yang pernah terjadi pada masa nabi Musa adalah ketika bangsa Israel melawan bangsa Amalek yang secara jumlah lebih banyak dari pasukan bangsa Israel, atas kehendak Allah terjadi mujizat dimaka ketika tangan Musa terangkat maka bangsa Israel lebih kuat dan ketika tangan Musa turun bangsa Israel menjadi lemah. Hal ini disaksikan oleh Harun dan Hur. ( Keluaran 17 :12 )

2. Imamat 9 : 22 " Harun mengangkat kedua tangannya atas bangsa itu, lalu memberkati mereka, kemudian turunlah ia, setelah mempersembahkan korban penghapus dosa, korban bakaran dan korban keselamatan. "
Gerakan mengangkat kedua tangan yang dilakukan oleh Harun setelah dia selesai melakukan ibadat persembahan korban bakaran untuk penghapusan dosa serta korban bakaran dan korban keselamatan untuk bangsa Israel dan untuk diri Harun ( Imamat 9:2 & 3 ). Ibadat ini adalah ibadat yang diperintahkan oleh Allah melalui Musa untuk korban penghapus dosa dan korban bakaranmu, dan adakanlah pendamaian bagimu sendiri dan bagi bangsa itu ( Imamat 9 : 7 )

3. Ulangan 32 : 40 " Sesungguhnya, Aku mengangkat tangan-Ku ke langit, dan berfirman: Demi Aku yang hidup selama-lamanya, "
Ulasan lengkapnya adalah Lihatlah sekarang, bahwa Aku, Akulah Dia. Tidak ada Allah kecuali Aku. Akulah yang mematikan dan yang menghidupkan, Aku telah meremukkan, tetapi Akulah yang menyembuhkan, dan seorangpun tidak ada yang dapat melepaskan dari tangan-Ku. Sesungguhnya, Aku mengangkat tangan-Ku ke langit, dan berfirman: Demi Aku yang hidup selama-lamanya, apabila Aku mengasah pedang-Ku yang berkilat-kilat, dan tangan-Ku memegang penghukuman, maka Aku membalas dendam kepada lawan-Ku, dan mengadakan pembalasan kepada yang membenci Aku. Aku akan memabukkan anak panah-Ku dengan darah, dan pedang-Ku akan memakan daging: darah orang-orang yang mati tertikam dan orang-orang yang tertawan, dari kepala-kepala musuh yang berambut panjang. Bersorak-sorailah, hai bangsa-bangsa karena umat-Nya, sebab Ia membalaskan darah hamba-hamba-Nya, Ia membalas dendam kepada lawan-Nya, dan mengadakan pendamaian bagi tanah umat-Nya." ( Ulangan 32 : 39-43 )

5. Nehemia 8 : 7 " Lalu Ezra memuji TUHAN, Allah yang maha besar, dan semua orang menyambut dengan: "Amin, amin!", sambil mengangkat tangan. Kemudian mereka berlutut dan sujud menyembah kepada TUHAN dengan muka sampai ke tanah.

6. Mazmur 28 : 2 " Dengarkanlah suara permohonanku, apabila aku berteriak kepada-Mu minta tolong, dan mengangkat tanganku ke arah tempat-Mu yang maha kudus.

7. Lukas 24 50. Lalu Yesus membawa mereka ke luar kota sampai dekat Betania. Di situ Ia mengangkat tangan-Nya dan memberkati mereka.


Gerakan mengangkat tangan dalam Alkitab menggambarkan :
  1. Mengangkat tangan berarti penyertaan Tuhan ketika terjadi perang antara Israel dan Amalek, ketika Musa mengangkat tangannya maka kuatlah bangsa Israel dan jika tangannya diturunkan bangsa Israel menjadi lemah. ( Keluaran 17 : 11 )
  2. Mengangkat tangan berarti tanda memberkati / merestui ( Imamat 9 :22 dan Lukas 24 : 50 )
  3. Mengangkat tangan menunjukkan kebesaran kuasa Allah, dan Allah sendiri yang berfirman (Ulangan 32 : 40 )
  4. Mengangkat tangan berarti bentuk kegembiraan dan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan (Nehemia 8 : 7 )
  5. Mengangkat tangan berarti meminta pertolongan / bantuan atau tanda penyerahan dan ketidak berdayaan ( Mazmur 28 :2 )
 

RUKUK / RUKU'

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia kata " Rukuk " berarti sikap membungkuk pada waktu salat, dengan tangan ditekankan/ bersandar di lutut sehingga punggung dan kepala sama rata ; (membungkukkan badan dengan telapak tangan meraih / bersandar pada lutut ( condong 90 derajat ).





I Raja - Raja 18:42 " Lalu Ahab pergi untuk makan dan minum. Tetapi Elia naik ke puncak gunung Karmel, lalu ia membungkuk ke tanah, dengan mukanya di antara kedua lututnya. "
Nabi Elia melakukan Rukuk seperti Ayat I Raja - Raja 18:42 diatas sangat jelas bahwa gerakan ruku dilakukan oleh Nabi Elia ketika beribadah kepada Allah di Gunung Karmel. Gambaran penjelasan tentang kalimat " membungkuk ke tanah, dengan mukanya di antara kedua lutunya " bisa jadi memiliki gerak yang berbeda dengan gerakan " rukuk " pada gerakan shalat . Tetapi jika kalimat tersebut di terjemahkan sebagai bentuk gerakan " rukuk " juga tidak salah. Yang membuat kami berasumsi bahwa gerakan ibadat yang dilakukan Nabi Elia diatas gunung Karmel adalah gerakan " rukuk " seperti pada gerakan shalat agama Islam adalah terdapat kata " membungkuk " dan kata " mukanya diantara kedua lutut ".

Markus 1:7 Inilah yang diberitakannya: "Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak.

Amsal 12:25. Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang, tetapi perkataan yang baik menggembirakan dia.

Alkitab menulis bahwa Rukuk dilakukan oleh Nabi Elia ketika dia naik ke gunung Karmel untuk beribadat kepada Allah. Alkitab juga menjelaskan bahwa membungkuk memiliki pengertian menghormati Allah dan merendahkan diri dihadapan Tuhan; sikap bungkuk juga bisa diartikan siap melayani Allah. Dalam Kitab Amsal digambarkan bahwa kekuatiran di hati dapat membungkukkan orang atau dengan kata lain dapat membuat orang rendah diri ( minder ).

Alkitab juga menuliskan bahwa dalam melakukan ibadat kepada Allah maka hendaklah selalu terfokus kepada Allah, tidak melihat kemana - mana seperti yang tertulis pada Ulangan 4:19 " dan juga supaya jangan engkau mengarahkan matamu ke langit, sehingga apabila engkau melihat matahari, bulan dan bintang, segenap tentara langit, engkau disesatkan untuk sujud menyembah dan beribadah kepada sekaliannya itu, yang justru diberikan TUHAN, Allahmu, kepada segala bangsa di seluruh kolong langit sebagai bagian mereka,"


SUJUD

Sujud memiliki makna berlutut serta meletakkan dahi ke lantai (misalnya pada waktu salat); dan merupakan pernyataan hormat dengan berlutut serta menundukkan kepala sampai ke tanah. Kata ber·su·jud memiliki arti membungkuk dengan meletakkan dahi ke lantai dan bertelekan dengan kedua belah tangan; Kata yang setara dengan kata sujud adalah kata sembah. Kamus besar bahasa indonesia menyatakan bahwa kata sembah memiliki arti 
1 pernyataan hormat dan khidmat (dinyatakan dengan cara menangkupkan kedua belah tangan atau menyusun jari sepuluh, lalu mengangkatnya hingga ke bawah dagu atau dengan menyentuhkan ibu jari ke hidung ) mengangkat -- , menghormat dengan sembah; 
2 kata atau perkataan yang ditujukan kepada orang yang dimuliakan: demikianlah -- Hang Tuah; berdatang -- , datang seraya berkata dengan hormatnya;
-- simpuh hormat dng penuh takzim;
-- sujud hormat dan khidmat; penghormatan;
-- sungkem sembah dan sujud: ia melakukan -- sungkem sambil menangis di hadapan orang tuanya;
3. menghormati dengan mengangkat sembah ; 
4. memuja (sesuatu sebagai Tuhan atau dewa): 
5. mengaku di bawah perintah; takluk 
6. berdiri lalu menunduk sambil menyembah; sujud duduk lalu membungkuk sambil menyembah; 
7. pujaan; yg disembah (dipuja); 
8. menyembahkan; memberikan sbg persembahan;

Banyak sekali ayat- ayat dalam Alkitab yang menuliskan tentang melakukan gerakan sujud kepada Allah , sujud kepada manusia ( raja / penguasa ), sujud kepada patung dan sujud kepada apa saja yang ada di bumi. Gerakan sujud dapat diartikan sebagai bentuk menyembah kepada sesuatu yang membuat seseorang melakukan gerakan sujud. Gerakan sujud secara kasat mata sebagai bentuk menyembah, walaupun mungkin hatinya berkata lain, tetapi dengan gerakan sujud maka secara fisik dia / orang yang melakukan gerakan sujud menyembah sesuatu yang membuat dia melakukan gerakan sujud. 

Berdasarkan penelusuran kami telah menemukan beberapa kata dalam Alkitab terkaid dengan kata sujud yang berarti menyembah kepada Allah. Kata / kalimat yang menuliskan tentang penyembahan kepada berhala atau manusia tentu kami abaikan. Berikut ini adalah hasil penelusuran kami.

Kejadian 17 : 2 -6 Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau, dan Aku akan membuat engkau sangat banyak." Lalu sujudlah Abram, dan Allah berfirman kepadanya: Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku dengan engkau: Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa. Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.

Kejadian 19:1. Kedua malaikat itu tiba di Sodom pada waktu petang. Lot sedang duduk di pintu gerbang Sodom dan ketika melihat mereka, bangunlah ia menyongsong mereka, lalu sujud dengan mukanya sampai ke tanah,

Kejadian 24:52 Ketika hamba Abraham itu mendengar perkataan mereka, sujudlah ia sampai ke tanah menyembah TUHAN.

Kejadian 24:26 & 27 " Lalu berlututlah orang itu dan sujud menyembah TUHAN, serta berkata: "Terpujilah TUHAN, Allah tuanku Abraham, yang tidak menarik kembali kasih-Nya dan setia-Nya dari tuanku itu; dan TUHAN telah menuntun aku di jalan ke rumah saudara-saudara tuanku ini!"

Kisah ini terjadi ketika bujang ( pembantu ) Abraham mendapat perintah dari Abraham untuk mencarikan Istri bagi Ishak di tanah kelahirannya . Ketika bertemu dengan Ribka dan melakukan seperti yang menjadi tanda bagi bujang Abraham bahwa gadis Ribka adalah jodoh bagi Ishak. Si bujang Abraham bersujud menyembah TUHAN Abraham dan memuji dan memuliakan TUHAN Allah Abraham.

Keluaran 24:1. Berfirmanlah Ia kepada Musa: "Naiklah menghadap TUHAN, engkau dan Harun, Nadab dan Abihu dan tujuh puluh orang dari para tua-tua Israel dan sujudlah kamu menyembah dari jauh.

Keluaran 33 : 10 Setelah seluruh bangsa itu melihat, bahwa tiang awan berhenti di pintu kemah, maka mereka bangun dan sujud menyembah, masing-masing di pintu kemahnya.

Keluaran 34:8 & 9 Segeralah Musa berlutut ke tanah, lalu sujud menyembah serta berkata: "Jika aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, ya Tuhan, berjalanlah kiranya Tuhan di tengah-tengah kami; sekalipun bangsa ini suatu bangsa yang tegar tengkuk, tetapi ampunilah kesalahan dan dosa kami; ambillah kami menjadi milik-Mu."

Hal tersebut terjadi karena Allah berfirman kepada Musa untuk naik ke atas Gunung Sinai pagi - pagi sekali untuk menghadap Allah. Hal ini dilakukan supaya Musa memahat kedua Loh Batu yang berisi 10 hukum Tuhan. Musa mendapat perintah untuk memahat kedua Loh Batu karena loh batu yang ditulis sendiri oleh Allah telah dipecahkan oleh Musa ketika musa Turun dari Gunung Sinai dan melihat bangsa Israel menyembah patung anak lembu dari emas. 

Keluaran 34:2 Bersiaplah menjelang pagi dan naiklah pada waktu pagi ke atas gunung Sinai; berdirilah di sana menghadap Aku di puncak gunung itu.

Bilangan 20:6 Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan, lalu sujud. Kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN kepada mereka.

Ulangan 9:23 - 26 " Dan ketika TUHAN menyuruh kamu pergi dari Kadesh-Barnea dengan berfirman: Majulah dan dudukilah negeri yang Kuberikan kepadamu itu, maka kamu menentang titah TUHAN, Allahmu; kamu tidak percaya kepada-Nya dan tidak mendengarkan suara-Nya. Bahkan kamu menentang TUHAN, sejak aku mengenal kamu. Maka aku sujud di hadapan TUHAN--empat puluh hari empat puluh malam lamanya aku sujud--,karena TUHAN telah berfirman akan memunahkan kamu, dan aku berdoa kepada TUHAN, kataku: Ya, Tuhan ALLAH, janganlah musnahkan umat milik-Mu sendiri, yang Kautebus dengan kebesaran-Mu, dan yang Kaubawa keluar dari Mesir dengan tangan yang kuat.

Yosua 5:14 & 15 " Jawabnya: "Bukan, tetapi akulah Panglima Balatentara TUHAN. Sekarang aku datang." Lalu sujudlah Yosua dengan mukanya ke tanah, menyembah dan berkata kepadanya: "Apakah yang akan dikatakan tuanku kepada hambanya ini?" Dan Panglima Balatentara TUHAN itu berkata kepada Yosua: "Tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat engkau berdiri itu kudus." Dan Yosua berbuat demikian.

Hakim - Hakim13:20 - 21 " Sedang nyala api itu naik ke langit dari mezbah, maka naiklah Malaikat TUHAN dalam nyala api mezbah itu. Ketika Manoah dan isterinya melihat hal ini, sujudlah mereka dengan mukanya sampai ke tanah. Sejak itu Malaikat TUHAN tidak lagi menampakkan diri kepada Manoah dan isterinya. Maka tahulah Manoah, bahwa Dia itu Malaikat TUHAN.
Nabi Elia 

I Raja Raja 18:38-39 " Lalu turunlah api TUHAN menyambar habis korban bakaran, kayu api, batu dan tanah itu, bahkan air yang dalam parit itu habis dijilatnya. Ketika seluruh rakyat melihat kejadian itu, sujudlah mereka serta berkata: "TUHAN, Dialah Allah! TUHAN, Dialah Allah!"

II Raja Raja 2:15 " Ketika rombongan nabi yang dari Yerikho itu melihat dia dari jauh, mereka berkata: "Roh Elia telah hinggap pada Elisa." Mereka datang menemui dia, lalu sujudlah mereka kepadanya sampai ke tanah."

I Tawarikh 16:28-29 " Kepada TUHAN, hai suku-suku bangsa, kepada TUHAN sajalah kemuliaan dan kekuatan! Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah menghadap Dia! Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan. "
II Tawarikh 20:18 " Lalu berlututlah Yosafat dengan mukanya ke tanah. Seluruh Yehuda dan penduduk Yerusalempun sujud di hadapan TUHAN dan menyembah kepada-Nya. "

Ayub 1:20.-22 " Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah, katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!" Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut.

Mazmur 29:2 " Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, sujudlah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan! "

Mazmur 66:3-4 " Katakanlah kepada Allah: "Betapa dahsyatnya segala pekerjaan-Mu; oleh sebab kekuatan-Mu yang besar musuh-Mu tunduk menjilat kepada-Mu. Seluruh bumi sujud menyembah kepada-Mu, dan bermazmur bagi-Mu, memazmurkan nama-Mu."

Mazmur 95:6 Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita.

Mazmur 96:9 Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan, gemetarlah di hadapan-Nya, hai segenap bumi!

Yeremia 7:2 "Berdirilah di pintu gerbang rumah TUHAN, serukanlah di sana firman ini dan katakanlah: Dengarlah firman TUHAN, hai sekalian orang Yehuda yang masuk melalui semua pintu gerbang ini untuk sujud menyembah kepada TUHAN!

Ayat - ayat diatas dengan jelas memberikan pengertian dan gambaran apa yang dimaksud dengan sujud.



ARAH KIBLAT

Mengenai arah kiblat , Alkitab pada perjanjian lama dan perjanjian baru juga menuliskan kearah mana kiblat saat melakukan ibadat. Secara garis besar arah kiblatnya adalah kepada Allah sendiri. Pada ayat ayat yang kami tuliskan diatas menjelaskan bahwa arah kiblat ibadat adalah hanya kepada Allah Yang Maha Kuasa. Arah kiblat yang sama yaitu kepada Allah tetapi pada beberapa ayat dalam perjanjian lama menyebutkan bahwa arah kiblat adalah Bait Allah / Rumah Allah. Anggapan ini terinspirasi oleh sebuah lokasi bangunan dimana dipercaya oleh masyarakat Yahudi bahwa dimana ada Bait Allah maka di situ Allah hadir, anggapan ini oleh Yesus Kristus di tegaskan bahwa Bait Allah bukan sekedar bangunan saja tetapi Bait - Bait Allah adalah tubuh jasmani kita. Asumsi kami adalah Muhammad memegang anggapan seperti yang tertulis dalam perjanjian lama yaitu Bait Allah adalah sebuah bangunan yang di bangun oleh Salomo yang berada di Yerusalem. Itu sebabnya sebelum Muhammad hijah ke Madinnah ketika shalat di kabah pada Rukun / sudut Yamani yaitu menghadap arah kabah dan arah Bait Allah di Yerusalem sekarang Negara Palestina . Untuk lebih jelasnya dibawah ini kami sertakan ayat ayat yang kami maksudkan. Baca juga artikel kami tentang perubahan arah kiblat atas inisiatif Muhammad

Arah kiblat menurut Perjanjian Lama adalah bangunan Bait Allah

Mazmur 5:8 & 9 " Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau. TUHAN, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu karena seteruku; ratakanlah jalan-Mu di depanku."

Mazmur 138:2 " Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu. "

Yesaya 27:13 " Pada waktu itu sangkakala besar akan ditiup, dan akan datang mereka yang hilang di tanah Asyur serta mereka yang terbuang ke tanah Mesir untuk sujud menyembah kepada TUHAN di gunung yang kudus, di Yerusalem."

Dalam perjanjian baru seperti ayat ayat tersebut diatas menyatakan bahwa arah kiblat adalah bait Allah di Gunung yang Kudus di Yerusalem. Adalah mengarah pada suatu tempat di Yerusalem. Jika diterlusuri dengan lebih mendalam Bait Allah yang dimaksud adalah Bait Allah yang dibangun oleh Salomo anak Daud.


Arah Kiblat menurut Perjanjian Baru adalah didalam Yesus Kristus dan ada pada tubuh kita

Perjanjian baru menjelaskan bahwa Bait Allah adalah Yesus Kristus Sendiri dan beberapa ayat lainnya juga menjelaskan bahwa apabila kita mengaku bahwa Yesus adalah Kristus maka yang mengaku itu bukan manusia tetapi Roh Allah yang tinggal didalam diri manusia. Karena hal itulah maka beberapa ayat menjelaskan bahwa tubuh kita adalah Bait Allah. Maka secara jelas perjanjian lama mengatakan bahwa kiblat orang percaya adalah kepada Yesus Kristus dan Roh Kudus didalam Yesus Kristus ada pada setiap orang yang percaya. Sehingga arah kiblat orang percaya ada pada diri manusia itu sendiri yaitu didalam Roh Kudus yang tinggal di dalam diri kita.
Untuk lebih jelasnya dibawah ini kami sertakan ayat - ayat yang menjadi dasar kami dalam menulis pernyataan diatas. Berikut adalah ayat - ayat yang kami maksud :

Yohanes 2:19- 21 " Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali." Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?" Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri.

Efesus 2:18 - 22 " karena oleh Dia kita kedua pihak dalam satu Roh beroleh jalan masuk kepada Bapa. Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapih tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan. Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.

I Korintus 3:16, 17 ". Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu.

II Korintus 6:16 " Apakah hubungan bait Allah dengan berhala? Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini: "Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku. "


Semoga bermanfaat
Dwi Hartoyo , SP


Ada 7 Roh Allah yang diutus ke Bumi

ADA 7 ROH ALLAH YANG DI UTUS KE DUNIA
Oleh : Dwi Hartoyo, SP

Pada beberapa waktu yang lalu ada pertanyaan besar dalam diri kami terkait adanya7 Roh Allah yang diutus ke bumi seperti yang tertulis dalam Kitab Wahyu ( Wahyu 3:1 ; Wahyu 4:5 dan Wahyu 5:6 ), karena perasaan ingin tahu yang haus untuk dipuaskan; kami mencoba mencari jawaban tersebut dengan berdiskusi , mencari artikel- artikel terkait di google dan mencari keterkaitan ayat tentang Roh Allah dalam Alkitab serta mencoba menyederhanakan kalimatnya dan menghubungkan dengan " kearifan lokal " ( Aliran-aliran kepercayaan / ilmu kebatian khususnya di Indonesia ( Jawa ) tentang " Candra Jiwa Indonesia "/ Candra Jiwa Soenarto ) . Dari hasil penelusuran terdapat garis terang penjelasan tentang 7 Roh Allah yang diutus ke bumi. Dari pencarian tersebut kami bisa mengambil kesimpulan bahwa pengertian dan pemahaman tentang 7 Roh Allah mengerucut dan memiliki kesamaan satu dengan yang lain ( Alkitabiah dan kearifan lokal ) , walaupun masih terdapat perbedaan tetapi tidak prinsip.
Hasil temuan & perenungan kami tersebut kami sampaikan dalam artikel ini, mudah-mudahan memberikan manfaat dan faedah bagi orang lain yang saat ini juga sedang haus mencari kebenaran tentang Allah.
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas maka kami mencoba tahap - demi tahap dari awal muncul kehausan sampai kami menemukan jawaban yang membuat kami terpuaskan. Hal ini menurut kami sangat penting karena dengan mengetahui prosesnya, anda & pembaca artikel ini bisa lebih memahami maksud dan arah temuan kami. Dengan harapan kehausan anda bisa terpenuhi sehingga membuat anda semakin memahami " Karsa dan Karya Tuhan Allah ".
Sebelum membahas lebih lanjut tentang 7 Roh Allah yang diutus ke Bumi, ada sebuah hubungan pemahaman tentang penciptaan Allah atas alam semesta sebagai wujud karya Allah dan tentang Pribadi Allah ( Alkitabiah ) dengan pemahaman tentang " Candra Jiwa " pada diri manusia yang juga akan kami jelaskan dalam atikel ini. Dengan mempertimbangkan bahwa Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupa Allah sendiri ( Kejadian 1 : 26 - 27 ). Dan menurut beberapa artikel angka 7 adalah angka penyempurnaan karena selama 6 hari lamanya Allah menciptakan alam semesta dan segala isinya, dan pada hari yang ke-7 Allah berhenti berkarya. Pada hari yang ke-7 Allah memberkati dan menguduskan semua ciptaanNya ( Kejadian 2 : 3 ). Dasar Alkitab inilah yang menjadi acuan bahwa angka 7 adalah angka penyempurnaan.

Memahami Roh Allah berdasarkan Alkitab
Perihal " Roh Allah "Alkitab menuliskan kata " Roh Allah " sebanyak 31 ayat ( perjanjian lama dan perjanjian baru ). Kata Roh Allah dalam Alkitab ditulis pertama kali dalam Kejadian 1 ayat 2 yang tertulis " Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air ". Dan kata Roh Allah yang terakhir terdapat pada kitab Wahyu 5 : 6 yang demikian " Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi " . Dari ayat pertama dan ayat terakhir yang menuliskan tentang Roh Allah ada pertanyaan besar : Jika Roh Allah pada awal mulanya adalah satu dan Dia adalah Allah sendiri, kenapa pada akhir ayat Alkitab ( Kitab Wahyu ) terdapat 7 ( tujuh ) Roh Allah yang diutus ke Bumi ? Apakah ke-7 Roh Allah ini juga merupakan pribadi -pribadi Allah sendiri atau itu hanya sebuah perumpamaan atau simbol ? Atau dari Satu ( 1 ) menjadi Tujuh ( 7 ) apakah dalam rangka pembagian Tugas ? ( rupa-rupa karunia ). Apa saja ke tujuh ( 7 ) Roh Allah itu ? Atau apakah ke tujuh Roh Allah ini memberikan pemahaman dan pengertian sendiri - sendiri sebagai wujud banyaknya agama - agama di muka bumi ini ? dan masih banyak pertanyaan - pertanyaan yang sedang kami cari jawabannya. Mudah - mudahan para pembaca tidak bingung atau dibingungkan oleh pertanyaan - pertanyaan diatas. Sebenarnya pertanyaan tersebut adalah pergumulan yang kami alami dalam proses mencari jawaban.

Menurut Alkitab ada sebanyak 31 ayat yang memuat kata Roh Allah memberikan gambaran bahwa yang dimaksud Roh Allah adalah Roh yang berasal dari Allah sendiri, dan Roh itu adalah Allah ( II Korintus 3 : 17 ), dan Roh Allah ini lah yang memberi hidup.
Gambaran mengenai Roh Allah seperti yang tertera dalam Alkitab sebagai berikut : Seseorang bisa dipenuhi dengan Roh Allah sehingga orang tersebut menerima karunia dengan keahlian dan pengertian dan pengetahuan, dalam segala macam pekerjaan, ( Kel 31 : 3 & Kel 35 : 31 ; I Korintus 2 : 14 ; I Korintus 12 : 7-11 ), Roh Allah memberikan penglihatan-penglihatan dari rencana Allah ( Yehezkiel 11:24 ) . Dengan kata lain dipenuhi dengan Roh Allah bisa diartikan " dihinggapi oleh Roh Allah " ( Bil 24 : 2 ; I Samuel 19:20 & 23; ). Alkitab juga menjelaskan bahwa nabi juga kepenuhan dengan Roh Allah dalam diri Saul ( I Samuel 10:10 ), dalam diri Azarya bin Oded ( II Tawarikh 15:1 ). Ketika seseorang di penuhi / dihinggapi oleh Roh Allah maka Roh Allah akan menguasai orang tersebut ( I Samuel 11:6 ;II Tawarikh 24 : 20). Menurut Ayub 33:4 menuliskan bahwa Roh Allah yang membuat Ayub tetap hidup.
Dalam Matius 3:16 Roh Allah seperti burung merpati sesaat setelah Yohanes membaptis Yesus. Roh Allah juga memiliki kuasa untuk mengusir setan ( Matius 12:28 ). Roh Allah sama dengan Roh Kristus juga sama dengan Roh Kudus adalah satu ( Roma 8:9 & I Korintus 12 : 3 & Yohanes 4 : 2 ) yang menjelaskan bahwa manusia tidak hidup dalam kedagingan tetapi hidup di dalam Roh / Roh Allah tidak bersifat lahiriah ( Filipi 3 : 3 ) . Dan Setiap orang yang dipimpin oleh Roh Allah adalah anak-anak Allah ( Roma 8 :14 ). Roh Allah mengetahui kehendak / tentang Allah ( I Korintus 2 : 11 ). Roh Allah menguduskan dan membenarkan ( I Korintus 6 : 11 ) serta memerdekakan ( II Korintus 3 : 17 ) ; Roh Allah seperti tersebut diatas tinggal di dalam setiap manusia ( I Korintus 3 : 16 ).
Dan Roh Allah menurut Kitab Wahyu ( Wahyu 3:1 ; Wahyu 4:5 dan Wahyu 5:6 ) menjelaskan ada 7 ( tujuh ) Roh Allah yang diutus ke bumi. Sebetulnya dari pemahaman tentang Roh Allah seperti yang kami jelaskan diatas bisa diambil kesimpulan seperti apa Roh Allah itu menurut Alkitab. Bagaimana Roh Allah bekerja dan berkarya bagi dunia ini juga sudah terjelaskan. Pemahaman mengenai ke-7 ( tujuh ) Roh Allah juga tergambarkan dengan pengertian tentang " Karunia Roh Kudus " - " tentang " Buah-Buah Roh " . Apakah ketujuh ( 7 ) Roh Allah tersebut merupakan rupa-rupa karunia tetapi satu Roh atau rupa rupa pelayanan tetapi satu Tuhan atau berbagai-bagai perbuatan ajaib tetapi satu Allah yang mengerjakannya ( I Korintus 12 : 4,5,6 ).
Bentuk karunia Roh Kudus seperti yang tertulis dalam I Korintus 12 : 7-11 yaitu Roh Hikmat ( berkata - kata dengan hikmat ), Roh Pengetahuan ( berkata - kata dengan pengetahuan ), Roh yang memberikan iman, Roh yang memberikan karunia untuk menyembuhkan, Roh yang memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, Roh yang memberikan karunia untuk bernubuat, Roh yang membedakan bermacam-macam roh, Roh yang memberikan seseorang berkata-kata dalam bahasa roh, Roh yang memberikan seseorang untuk menafsirkan bahasa roh.
Gambaran lain dalam penjelasan tentang buah -buah Roh yaitu kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.( Galatia 5:22-23 ).
Kita bandingkan rupa - rupa Roh Allah seperti yang tertulis dalam Yesaya 11 : 2 -9 dan Yesaya 4 : 4 yaitu :
Yesaya 11 :2-9
Yesaya 4 : 1-6 & Yesaya 11-2-9
  1. Roh Takut akan Tuhan
  2. Roh Keperkasaan
  3. Roh Kesalehan ( kesenangannya adalah takut akan Tuhan )
  4. Roh Nasehat
  5. Roh Pengenalan akan Tuhan
  6. Roh Pengertian
  7. Roh Kebijaksanaan
  1. Roh Pengenalan dan takut akan Tuhan
  2. Roh Keperkasaan
  3. Roh Nasehat
  4. Roh Pengertian
  5. Roh Hikmat
  6. Roh yang membakar ( memurnikan )
  7. Roh yang mengadili
Apakah memang hal tersebut diatas yang dimaksud dengan 7 Roh Allah yang diutus ke Bumi ? Mari kita bandingkan dengan pasal - pasal dalam Kitab Wahyu. Ini kami sampaikan dengan alasan dalam Kitab Wahyu 1 : 20 mengatakan jawaban pertanyaan -pertanyaan diatas. " Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kanan-Ku dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat." ( Efesus , Smirna, Pergamus, Tiatira, Sardis, Filadelfia, Laokidia ). Kalimat tersebut menurut kami secara tidak langsung menjelaskan apa saja maksud dari 7 Roh Allah yang di Utus ke Bumi. Mari kita pelajari karakteristik dari tiap tiap malaikat 7 jemaat dan karakteristik dari 7 jemaat sendiri . Berikut ini yang bisa kami jelaskan :
Malaikat & Jemaat
Karakteristik
Keterangan
1. Jemaat Efesus Tekat yang kuat, Tekun ,Emosi tidak stabil ( tidak sabar dan terkadang sabar) , menguji / mencobai, kuat menderita, meninggalkan kasih yang semula, Wahyu 2 : 1-7
2. Jemaat Smirna Menderita kesusahan dan kemiskinan , di fitnah, menerima pencobaan dari iblis, Wahyu 2 : 8-11
3. Jemaat Pergamus Tinggal di tahta iblis , beriman kepada Tuhan, Cuwek / acuh , tipu muslihat ( beriman kepada Tuhan dan kepada berhala dan ajaran sesat), Wahyu 2 : 12-17
4. Jemaat Tiatira Kasih, iman kepada Tuhan, tekun, acuh/ tidak peduli (membiarkan orang lain tersesat), berbuat zinah, tidak mau bertobat, Secara jasmani melakukan perbuatan -perbuatan baik tetapi hatinya berbeda dari perbuatannya. Wahyu 2 : 18-29
5. Jemaat Sardis Hidup secara fisik tetapi mati dihadapan Allah, Pekerjaan -pekerjaan yang dilakukan tidak sempurna di hadapan Allah. ( Banyak melakukan perbuatan-perbuatan tetapi apa yang mereka lakukan tidak berkenan kepada Allah ) Wahyu 3 :1-6 )
6. Jemaat Filadelfia Allah membuka pintu untuk mereka, kekuatannya tidak seberapa, taat kepada Firman Allah, Tidak menyangkal nama Allah, Allah akan menyerahkan jemaat iblis, dikasihi oleh Allah, tekun menantikan kedatangan Allah, mendapat perlindungan dari Allah, Wahyu 3: 7-3
7.Jemaat Laodikia Tidak dingin dan tidak panas (suam-suam kuku / diantara), angkuh, sombong, berbicara / berbuat tidak sesuai dengan kenyataannya (dusta),dibutakan ( mereka melihat tetapi mereka sulit melihat yang sebenarnya ), mudah patah arang / tidak tahan menerima pencobaan. Wahyu 3:14-23
Perhatikan karakteristik dari tiap - tiap jemaat ( 7 Malaikat dan 7 Jemaat ) kemudian bandingkan dengan rupa - rupa Roh Allah tertulis dalam Yesaya 11 : 2 -9 dan Yesaya 4 : 4 seperti yang sudah kami tulis diatas. Bukankah ada kemiripan karakter ?
Untuk lebih memudahkan anda ( para pembaca ) untuk memahami kami mengajak anda untuk membandingkannya dengan " Candra Jiwa " yang merupakan kearifan lokal Indonesia ( Jawa ).

Membandingkan Pemahaman Roh Allah berdasarkan " Candra Jiwa " ( Kearifan Lokal Indonesia / Jawa )
Mengapa kami mencoba membandingkan pemahaman tentang 7 Roh Allah yang diutus ke Bumi seperti tertuang dalam kitab Wahyu dengan pemahaman tentang " Candra Jiwa " yang merupakan hasil perenungan para leluhur bangsa Indonesia khususnya di Jawa. Kami mencoba menghubungkan Maha Karya Allah atas seluruh alam semesta yang juga tergambar / tercermin dalam Karya Allah pada mahluk hidup khususnya manusia.
Walaupun bersifat lokal atau bukan ilmu impor dari timur tengah seperti yang tertuang dalam Alkitab. Mengapa kami bilang demikian ? karena mau atau tidak mau ; langsung maupun tidak langsung penganut agama " Samawi " ( Yahudi, Kristen, Katholik, Islam ) terpengaruh oleh budaya dan kebiasaan masyarakat timur tengah ( bangsa Israel ). Dimana kita ketahui bahwa kebiasaan yang menciptakan budaya dipengaruhi oleh banyak faktor semisal faktor Thopography ( Geografi ), keadaan alam dan lingkungan, keadaan sosial masyarakat dan lain -lain. Dimana keadaan tersebut berbeda antara daerah Timur Tengah dengan wilayah di Indonesia. Bahkan budaya dalam satu kawasan ternyata juga memiliki perbedaan apalagi budaya dari tempat yang jauh ( Timur Tengah ). Sebagai contoh menurut budaya ketimuran khususnya budaya Jawa terdapat aturan tentang sopan santun " unggah ungguh " dalam bermasyarakat dan budaya tersebut menjadi peraturan tidak formal oleh masyarakat tersebut. Dan tidak jarang aturan yang dipandang baik oleh suatu masyarakat justru menjadi hal yang tabu menurut adat budaya masyarakat lainnya.
Kondisi tersebut juga harus disadari dan dipahami oleh pemeluk agama " Samawi " sehingga kita bisa lebih bijak menyingkapi sebuah ayat suci dengan mamahami latar belakang munculnya ayat tersebut. Dengan demikian para penganut ajaran - ajaran tersebut tidak menerima / makan mentah - mentah sebuah ajaran. Tetapi menganalisa dan merenungkannya karena pada dasarnya manusia diciptakan oleh Tuhan memiliki kelebihan dari mahluk ciptaanNya yang lain yaitu manusia diberi kemampuan untuk berfikir dan membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik.
Baiklah sekarang kita mencoba memahami tentang kearifan lokal seperti yang tertuang dalam " Candra Jiwa " orang - orang jawa yang menjadi pedoman dan membentuk aliran - aliran kepercayaan pada masyarakat Jawa. Dimana setelah kami renungkan dan kami analisa memiliki bentuk yang serupa dengan penjelasan kami sebelumnya tentang 7 Roh Allah yang diutus ke Bumi menurut Alkitab. Bahkan kami juga bisa menghubungkannya dengan ayat - ayat Alkitab. Hal ini menjadi bukti bahwa ada kesamaan sumber inspirasi munculnya ajaran / pemahaman yang tertuang dalam " Candra Jiwa " dari orang -orang Jawa. Di Pulau Jawa sendiri terdapat banyak sekali aliran - aliran (Kejawen) yang masing - masing aliran memiliki pemahamannya sendiri ! perbedaan masih tetap ada tetapi tidak prinsip. Yang membedakan adalah penjabaran / uraian sebagai contoh misalnya penjabaran dari hawa Nafsu Lauwamah / nafsu daging. Ada yang menggabungkan unsurnya dan ada yang dipisah seperti nafsu makan , minum, tidur, sahwat dll dikelompok -lompokkan lagi dalam sub Nafsu tetapi ada aliran yang berpandangan sebagai satu nafsu yaitu nafsu Lauwamah / nafsu daging.
Kami mencoba memahmi tentang 7 Roh Allah yang diutus ke dunia kami coba refleksikan kedalam diri manusia. Karena menurut Alkitab bahwa manusia diciptakan oleh Allah seturut dengan gambar dan rupa Allah sendiri ( Kejadian 1 : 26 -27 ). Berdasarkan candra jiwa yang telah ditemukan oleh para leluhur orang - orang di pulau Jawa menjabarkan terciptanya mahluk hidup terkhusus manusia terurai dari beberapa unsur dasar penciptaan oleh Allah yaitu dari unsur tanah, unsur air, unsur api, unsur udara atau nafas atau unsur suasana, dari unsur cipta, dari unsur nalar dan dari unsur pengertian. Unsur - unsur tersebut membentuk nafsu - nafsu ( hawa nafsu ) yang selalu ada pada diri manusia. Untuk lebih jelasnya kami mencoba menyederhanakannya seperti dalam tabel di bawah ini :
Urutan
Unsur
Organ Tubuh
Sifat / Karakteristik / Nafsu -Nafsu
Roh Yang Bisa mengendalikan
1 Tanah Daging Lauwamah ( Kebutuhan kedagingan)
Makan , minum , istirahat, sahwat , keserakahan, loba, iri, fitnah, tamak, mau menang sendiri, cenderung berlaku curang, lamban, malas, dan jika di kendalikan dan dilatih akan tahan menderita, memberikan kekuatan jasmani , ketabahan ( mementingkan diri sendiri )
Roh Jujur
2 Air Sumsum Sufiah / Keinginan - keinginan Roh " Narima "/ Menerima / Roh Syukur
3 Api Darah Amarah , Semangat, Berangasan, tidak sabaran, gelap mata, tekad yang kuat, memberikan ketekunan untuk mencapai sesuatu, kemauan Roh Sabar
4 Udara Pernafasan / Nafas Mutmainah / Kasih Sejati
Jernih, kasih, berbakti, condong pada hal -hal kesucian, siap berkorban, berusaha untuk mendekat dan bersatu dengan Allah
Roh Rela
5 Bayangan dari Roh Suci Tali Pusar dan Otak Cipta ( angan - angan )
= membayang -bayangkan
Roh Cipta / "Pangaribawa "
6 Bayangan dari Guru Sejati Otak Nalar ( Angan - angan ) , kejujuran dan cinta kebenaran (mendorong timbul pertanyaan apa, mengapa, bagaimana dll dan berusahan untuk menemukan jawaban pertanyaan tersebut )
= menghubungkan bayangan - bayangan satu sama lain
Roh Nalar / "Prabawa"
7 Bayangan dari Allah Jantung Pengertian ( angan - angan ) / Akal budi
= menarik kesimpulan dari apa yang kita bayang - bayangkan dan hasil menghubungkan bayangan - bayangan yang menciptakan satu keseluruhann.
Roh Pengertian / "Kamayan"
Hal diatas adalah gambaran dari " Cadra Jiwa " yang merupakan kearifan lokal Bangsa Indonesia ( Jawa / Kejawen ), walaupun ada beberapa aliran di Pulau Jawa yang membagi 7 hal diatas menjadi 9 bagian yaitu menambah unsur tanah dengan Nafsu Shawat menjadi 1 unsur tersendiri dan menambahkan unsur " Bayu Sejati " / energi Kundalini yang merupakan kekuatan dari Cipta - Nalar dan Pengertian.
Dari uraian kami diatas coba anda cermati kedua hal ( Roh Allah menurut Alkitab dengan Roh Allah menurut pemahaman " Candra Jiwa Indonesia " ) bukankah memiliki karakteristik yang serupa !!
Untuk mengungkap tabir misteri tentang apa dan bagaimana 7 ( tujuh ) Roh Allah yang diutus ke bumi secara Alkitabiah dan kearifan lokal ( Candra Jiwa Indonesia ) memiliki karakteristik yang hampir sama. Hal ini membuktikan bahwa walaupun dengan latar belakang budaya sosial yang berbeda ( Timur tengah dengan Indonesia ) terdapat jalan lurus yang dapat kita singkapi dengan arif dan bijaksana.
Tujuh ( 7 ) Roh Allah yang diutus ke bumi juga tercermin dalam diri manusia hal ini senada dengan firman Tuhan yang menyatakan bahwa manusia diciptakan oleh Allah seturut dengan gambar dan rupa Allah sendiri ( Kejadian 1 : 26 -27 ). Sehingga gambaran 7 Roh Allah yang diutus ke bumi tercermin dalam diri manusia. Tujuh ( 7 ) Roh Allah tersebut dalah Roh yang dapat mengendalikan hawa nafsu ( nafsu - nafsu ) dalam diri manusia. Yaitu :
  1. Roh Jujur : Roh jujur untuk mengendalikan nafsu kedagingan yang bersifat mementingkan diri sendiri seperti makan, minum, istirahat, sahwat, keserakahan, loba, iri, fitnah, tamak, mau menang sendiri, cenderung berlaku curang, lamban, malas dll. Jujur bahwa manusia tidak dapat melepaskan hal ini dan manusia hanya dapat mengendalikannya saja. Sehingga ketika manusia bisa mengendalikannya dan dilatih maka akan memberikan kekuatan secara fisik, tahan menderita, lebih tabah dll.
  2. Roh Menerima / " Narima " ( bahasa jawa ) : Roh ini memberikan kekuatan kepada manusia untuk selalu merasa bersyukur dalam segala hal. Sehingga Roh Menerima / " Narima " ini dapat mengendalikan nafsu keinginan - keinginan dalam diri manusia. Dengan selalu bersyukur manusia dapat mengendalikan keinginan - keinginannya sendiri, menerima apa yang telah Tuhan berikan baik suka maupun duka.
  3. Roh Sabar : Roh ini dapat mengendalikan nafsu Amarah , berangasan, tidak sabaran, gelap mata, dan jika Roh sabar ini telah dapat meresap maka dapat mengendalikan amarah, dapat memiliki tekad yang kuat, memberikan ketekunan untuk mencapai sesuatu, kemauan yang kuat untuk mencapai cita -cita.
  4. Roh Rela : Roh ini dapat memperkuat Kasih Sejati, sifatnya Jernih, kasih, berbakti, condong pada hal -hal kesucian, siap berkorban, berusaha untuk mendekat dan bersatu dengan Allah. Unsur dari Roh ini dalah udara / nafas, dan dari nafsu nafsu manusia unsur ini yang memiliki karakteristik yang positif dalam diri manusia. Itu sebabnya banyak praktisi Yoga, Samadi dll untuk mencapai tingkatan yang lebih tinggi dengan lebih banyak fokus pada pernafasan.
  5. Roh Cipta : Roh cipta ini merupakan bayangan dari Roh Suci dari Allah; Allah menciptakan segala sesuatu dengan sempurna.Dalam diri manusia Roh Cipta ini bersifat membayang - bayangkan. Menangkap apa yang diterima oleh panca indra. Roh Cipta memiliki kekuatan yaitu " Pangaribawa " ( bahasa jawa ) yaitu manusia merasa bahwa orang tertentu adalah orang kuat.
  6. Roh Nalar : Nalar ( Angan - angan ) , kejujuran dan cinta kebenaran (mendorong timbul pertanyaan apa, mengapa, bagaimana dll dan berusahan untuk menemukan jawaban pertanyaan tersebut ); Nalar menghubungkan bayangan - bayangan satu sama lain. Roh Nalar ini memiliki kekuatan yaitu " Prabawa " ( bahasa jawa ) yaitu tanpa ada hubungan hirarki ( atasan & bawahan ) orang lain menuruti apa yang disuruh atau diperintah. Misalnya karena pendidikan dan profesi seperti dokter, insiyur. Walaupun tidak ada hubungan seorang pasien akan menuruti apa yang dikatakan seorang dokter dengan harapan dapat lekas sembuh.
  7. Roh Pengertian : Pengertian ( angan - angan ) / Akal budi , Roh ini dapat menarik kesimpulan dari apa yang kita bayang - bayangkan dan hasil menghubungkan bayangan - bayangan yang menciptakan satu keseluruhan. Sehingga seseorang yang dikarunia roh ini dapat memahami dan mengerti sesuatu hal. Seperti yang lainnya Roh Pengertian ini memiliki kekuatannya sendiri yaitu " Kamayan " (bahasa jawa). Kamayan adalah kemampuan yang dapat mempengaruhi pikiran orang lain dalam bentuk bayangan - bayangan, sehingga orang merasa dapat melihat sesuatu atau merasakan sesuatu sesuai dengan yang diberikan oleh orang tersebut.
Kesimpulan kami diatas lebih condong dilihat dari sisi mutan lokalnya ( kearifan lokal ) ketimbang dari sudut pandang Alkitabiah. Sebenarnya tidak juga. Tujuh ( 7 ) Roh Allah yang diutus ke bumi seperti uraian kami diatas dapat kita temukan dalam Alkitab.
Roh Jujur seperti Mazmur 25:21 " Ketulusan dan kejujuran kiranya mengawal aku, sebab aku menanti-nantikan Engkau". Amsal 16: 17 " Menjauhi kejahatan itulah jalan orang jujur; siapa menjaga jalannya, memelihara nyawanya."; Lukas 16 : 9 " Dan Aku berkata kepadamu: Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi." . Alkitab mengajarkan agar kita untuk bersikap jujur baik jujur sosial maupun jujur pada diri sendiri. Terdapat 85 ayat yang menjelaskan tentang kejujuran.
Roh Syukur juga banyak tertulis dalam Alkitab demikian dengan Roh - Roh yang lainnya dapat ditemukan dalam Alkitab. Sehingga tidak beralasan jika penjelasan kami lebih condong pada kearifan lokal " Candra Jiwa Indonesia ".
Demikian ulasan kami , semoga artikel ini bermanfaat

Dwi Hartoyo , SP



BUMI yang Baru dan Harapan Baru

Selamat malam saudara saudara.

Pada malam ini hampir semua orang di muka bumi sedang menanti penghujung tahun 2013 -2014. Pada malam menjelang tahun baru ini kami ingin mengajak saudara saudara sekalian untuk merenungkan sebuah Firman Tuhan tentang janji Tuhan akan menciptakan " Bumi yang Baru "



Gambaran mengenai bumi yang baru telah di nubuatkan Tuhan pada masa Nabi Yesaya seperti yang tertulis dalam  Yesaya 65 : 17 ; Yesaya 66 : 22 dan dalam perjanjian baru juga termuat tentang janji Tuhan tersebut seperti pada II Petrus 3 : 13 ; Wahyu 21 : 1 sehingga total terdapat 4 buah Firman Tuhan yang menjanjikan bumi yang baru dan langit yang baru.

Nubuat Tuhan tentang dunia yang baru memberikan harapan tentang kehidupan dunia yang menjadi idaman Tuhan dan juga harapan manusia. Mengapa karena Tuhan menjanjikan dunia yang penuh dengan kegembiraan dan tidak akan ada lagi tangisan dan manusia manusia yang hidup pada masa itu akan berumur panjang. Dimana didalam dunia yang baru Tuhan menjadi satu satunya penguasa, dengan segala kesucian dan ke Maha Esaan. Tuhan memerintah dengan keadilan dan kebenaran. Dalam pemerintahan Tuhan di dunia yang baru tersebut Tuhan akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu." Dan Tuhan yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan firman-Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar. Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan. 
Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku. Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua." 

Sebenarnya Firman Tuhan tersebut memberikan harapan baru bagi manusia, dan percayalah bahwa Tuhan akan menggenapi firman-Nya tersebut. Hanya masalah waktu saja, karena Tuhan tidak menyukai ingkar dan janji Tuhan tersebut akan berlaku bagi orang orang yang mau percaya.

Dunia saat ini memang semakin kejam, beban derita semakin hari semakin berat. Tetapi jika beban tersebut hanya dipikul sendiri maka tidak akan ada orang yang mampu memikulnya karena beratnya beban hidup. Lalu bagaimana agar beban yang tidak mungkin dipikul oleh manusia itu bisa berlalu ? sebuah pertanyaan yang sangat bagus. Caranya adalah serahkan dan letakkan beban itu kepada Tuhan, karena Tuhan itu Maha Segalanya maka tidak mustahil bagi Tuhan mengangkat beban itu. 

Dalam Matius 11 : 25-30 dituliskan demikian :
Pada waktu itu berkatalah Yesus: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. 
Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya. Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.  Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."

Jika Tuhan ada di pihak kita siapakah yang akan melawan kita ! kira kira demikian pepatah yang tepat. Hanya saja ada orang yang telah menyerahkan bebannya kepada Tuhan tetapi belum sepenuhnya diserahkan ( orang jawa bilang " masih di gandoli " ). Mereka menyerahkan bebannya kepada Tuhan tetapi tidak sepenuhnya percaya kepada Tuhan. Mereka ragu apakah Tuhan bisa meringankan bebannya. Buktinya ketika mereka menyerahkan bebannya kepada Tuhan; mereka masih berfikir keras akan apa yang mereka hadapi.

Untuk itu serahkanlah bebanmu kepada Tuhan maka engkau akan menjadi ringan. Jangan setengah setengah dalam menyerahkan tetapi serahkan sepenuhnya beban itu kepada Tuhan, selanjutnya bagaimana kita menjalani hidup tanpa beban di pundak kita.

Selamat tahun baru 2014. Tuhan senantiasa memberkati.



KALI PERTAMA JUMPA YESUS

Buku berjudul Kali Pertama Jumpa Yesus berisi pergumulan penulis tentang keimanan. Buku ini mengisahkan tentang pergumulan iman penulis yang pada saat itu percaya kepada Yesus dan memberitakan kepada orang lain kabar dari Yesus, adalah hal hal yang oleh penulis dianggapnya paling penting. Apa yang menjadi pertaruhannya adalah jiwa jiwa manusia yang sedang menuju kebinasaan, terhilang di dalam bayangan bayangan kegelapan malam.  Pada bagian awal buku ini menceritakan perjalanan hidup penulis mulai dari balita hingga dewasa hingga akhirnya si penulis mengalami perubahan dalam cara pandangnya tentang Yesus Kristus, Penulis merasa melihat sosok Yesus sebagai seorang yang spiritualitas dengan penghayatan dan kesadaranNya tentang Roh.

Berikut ini adalah gambaran penulis hingga bisa menemukan Yesus dari sudut pandang iman. walaupun sejak semula si penulis sering menyebut nyebut nama Yesus tetapi tidak mengenalnya dengan baik sampai akhirnya penulis merasa telah berjumpa dengan Yesus untuk pertama kalinya. Berikut ini adalah kisahnya.







Kata kunci terkait artikel tersebut diatas juga bisa dicari dengan Kata kunci : jumpa yesus, download lagu yesus, lagu tuhan yesus, yesus di surga, bertemu dengan yesus, tuhan yesus, bertemu nabi, bertemu yesus, nabi yesus, yesus jawaban, kesaksian bertemu yesus, bertemu tuhan yesus, bertemu nabi muhammad saw, kesaksian bertemu tuhan yesus, yesus juru selamatku, islam dan yesus, kisah bertemu yesus, mimpi bertemu yesus, kesaksian nabi muhamad, kisah mimpi bertemu nabi muhammad, bertemu dengan tuhan yesus, kesaksian bertemu dengan yesus, nabi muhammad dan yesus, yesus dan nabi muhammad, islam dan yesus kristus,

Teologi Perjanjian Lama

Ulasan sekilas tentang Buku Teologi Perjanjian Lama 2

Buku edisi baru terbitan bpk gunung mualia berjudul Teologi Perjanjian Lama 2 oleh DR. Christoph Barth - Marie Claire Barth - Frommel, M.Th berisi beberapa hal yang menarik untuk dibaca dan menjadi bahan perenungan dan pergumulan.

Buku ini tersusun dalam beberapa kriteria yaitu :
1. Allah memberikan Israel Tanah Kanaan
Bagian ini bercerita tentang pemberian Tanah Kanaan dan tempatnya di dalam kepercayaan Israel - Tuhan sebagai pahlawan perang - kisah pemberian dan pendudukan tanah Kanaan - Kanaan adalah tanah milik yang permai -  Negeri tempat pembinaan umat.

2. Allah mengangkat Raja Raja di Israel
Kepercayaan bahwa raja raja yang memerintah Israel adalah atas pengangkatan dari Allah di dalam kepercayaan Israel - Tuhan mengangkat raja raja - Tentang tugas dan tanggungjawab Raja dan pemerintah - pemerintahan raja raja Israel di Mata Tuhan - Raja Adil yang akan Datang - Yesus sebagai Mesias.

3. Allah memilih Sion / Yerusalem
Menceritakan tentang sejarah dan letak kota Sion atau Yerusalem. Dituliskan bagaimana Yerusalem menurut cara pandang kepercayaan Israel - Yerusalem adalah kediaman yang dipilih Tuhan - Yerusalem adalah kota Daud yaitu tempat lahir masyarakat yang utuh - Yerusalem adalah kota tempat umat beribadah - dan Yerusalem yang baru

4. Allah mengutus Nabi Nabi
berisi tentang tempat pokok dalam kepercayaan Israel - mengisahkan bagaimana Para Nabi dipanggil dan diutus oleh Allah - Allah mencabut : Pemberitaan Nabi Nabi angkatan pertama - Allah membangun : Pemberitaan Nabi Nabi sesudah pembuangan Israel - Berita pelepasan yang terakhir - yang diutus memberikan Nyawa yaitu Yesus Kristus.

Dibawah ini adalah  buku tentang Teologi Perjanjian Lama dalam format PDF






Supaya informasi yang anda baca bisa lebih bermanfaat dan lebih luas maka sebaiknya anda juga cari artikel terkait dengan menggunakan kata kunci : teologi perjanjian lama, perjanjian lama, sekolah theologia, perjanjian lama alkitab, kristen teologi, toko buku kristen online, toko buku gunung mulia, kanon perjanjian lama, makalah teologi perjanjian lama,

TAFSIR ALKITAB PERJANJIAN LAMA

Tafsir Alkitab Perjanjian lama oleh Lembaga Biblika Indonesia

Para ahli sependapat bahwa tidak semua tradisi suci dari Israel kuno dan Gereja Perdana dapat bertahan. Tidak semua mempunyai otoritas yang sama. Gambaran singkat mengenai proses dinamis yang dikenal sebagai pembentukan tradisi menjelaskan yang demikian. Seperti pengalaman akan kehidupan dan peristiwa peristiwa sejarah mendorong orang untuk mencari maknanya, sehingga mereka mulai mengenal diri dan hubungannya dengan Tuhan dalam konteks sejarah itu. Demikian , tradisi muncul kemudian berkembang  dan terkadang harus diperbaharui sesuai dengan tuntutan situasi kehidupan.

Pada postingan kali ini kami menginformasikan tentang tafsir dari Alkitab Perjanjian lama  oleh Lembaga Biblika Indonesia seperti tampak dibawah ini.






Kata kunci Tafsir Alkitab
tafsir alkitab, indonesia alkitab, alkitab indonesia download, perjanjian lama alkitab, alkitab bahasa indonesia download, alkitab untuk anak, download kitab suci, alkitab lai, belajar tafsir, kitab suci perjanjian baru, alkitab perjanjian baru dan perjanjian lama, perjanjian lama dan perjanjian baru alkitab, tafsir perjanjian baru, download perjanjian lama, tafsir alkitab sabda, kitab suci di indonesia, alkitab tb, alkitab untuk anak-anak, tafsir alkitab perjanjian baru, tafsiran perjanjian baru, alkitab kristen download, download alkitab kristen, tafsir alkitab perjanjian lama, alkitan, download alkitab terjemahan baru, tafsir alkitab pdf, download alkitab tb, alkitab.is, eksegese perjanjian baru, download alkitab.com, downloud alkitab, alkitap indonesia, dounload alkitab, dianne bergant, downdload alkitab, alkitap perjanjian baru, downlond alkitab, tafsir alkitab perjanjian lama, download gratis alkitab, alkitab gratis download, gratis download alkitab, alkitab download gratis, perjanjian lama dan perjanjian baru alkitab, perjanjian lama alkitab, alkitab perjanjian lama, kitab suci perjanjian baru, tafsir perjanjian baru, download perjanjian lama, sejarah al kitab, e-alkitab, mesias dalam perjanjian lama, buku alkitab kristen,

PUASA MENURUT ALKITAB

Pengertian Puasa :
Menurut Ensiklopedia Grolier, puasa adalah : Tindakan menjauhkan diri dari makanan, baik secara keseluruhan atau sebagian, untuk suatu masa tertentu.

Berpuasa adalah dengan sukarela dan dengan sengaja tidak makan dan minum dengan tujuan tertentu.

Puasa menurut iman Kristen 
Alkitab memperkenalkan puasa sebagai sesuatu yang baik, berguna dan perlu dilakukan. Kitab Kisah Rasul mencatat tentang orang-orang percaya yang berpuasa sebelum mereka mengambil keputusan-keputusan penting ( Kisah Rasul 13:4; 14:23 ). Doa dan puasa sering dihubungkan bersama ( Lukas 2:37; 5:33 ). Puasa tidak hanya fokus pada tidak makan atau tidak minum saja, seharusnya tujuan dari puasa adalah melepaskan mata kita dari hal-hal duniawi dan berpusat pada Tuhan. Puasa adalah cara untuk mendemonstrasikan kepada Tuhan, dan kepada diri sendiri, bahwa Anda serius dalam hubungan Anda dengan Tuhan. Puasa Intinya adalah pertobatan, melawan keiginan duniawi, keiginan daging yang di maksud arti daging dalam arti kristen daging adalah manusia itu sendiri karna manusia berdaging maka umat kristen lebih sering menyebutkan manusia dalam kata-kata tertentu sebagai daging jadi artinya keinginan daging yaitu keinginan manusia itu sendiri

Bagaimana kisah sebenarnya tentang puasa dan sejak kapan Allah memerintahkan kepada manusia untuk berpuasa. Bagaimana berpuasa yang baik dan berkenan kepada Allah. Pada artikel ini kami akan membahasnya berdasarkan Alkitab baik perjanjian lama maupun dalam perjanjian baru. Kenapa kami membahas tentang puasa dengan mengacu pada Alkitab ? tidak mengacu pada Al Qur'an. Pada postinga sebelumnya kami juga sudah membahwa tentang puasa menurut Al Qur'an. Tetapi hasilnya justru memberikan tanda tanya besar akan kebenaran puasa menurut Al Qur'an. ( silahkan klik disini ). Untuk mendapatkan jawaban yang lebih baik dari Al Quran tentang puasa maka bersama ini kami mencoba mencari jawaban yang kami cari melalui Alkitab ( perjanjian lama maupun perjanjian baru ).

Saat ini, kata " Puasa " menjadi tren topik yang banyak dibicarakan dan dicari diinternet. Hal ini bisa dipahami karena orang Islam sedang/akan melakukan  Puasa di bulan Ramadhan. Di satu sisi ternyata banyak orang  Kristen  juga yang mencari artikel tentang Puasa  untuk lebih dalam lagi mengetahui hal  Puasa menurut Alkitab.

Perbedaan Puasa dalam Perjanjian lama dan Perjanjian Baru :
Puasa dalam Perjanjian Lama yang dilakukan secara rutin oleh bangsa Israel adalah untuk menantikan kedatangan Mesias, Penyelamat bangsa Israel yang dijanjikan dalam kitab Taurat dan kitab para nabi. Sedangkan dalam Perjanjian Baru, Mesias telah datang dan berkarya. Artinya Keselamatan sudah datang, dan kita berpuasa untuk menjaga keselamatan yang sudah kita miliki. 

Dalam Perjanjian Lama, kita bisa menemukan orang-orang yang berpuasa  seperti: Musa, melakukan puasa 40 hari 40 malam tidak makan dan tidak minum (Kel 24:16 dan Kel 34:28), Daud, tidak makan dan semalaman berbaring di tanah (2 Sam 12:16), Elia, puasa 40 hari 40 malam (1 Raj 19:8), Ester yang memaklumkan puasa 3 hari 3 malam tidak makan dan tidak minum (Est 4:16), Ayub, 7 hari 7 malam tidak bersuara (2:13), Daniel, 10 hari hanya makan sayur dan minum air putih (Dan 1:12), doa dan puasa (Dan 9:3), berkabung selama 21 hari (Dan 10:2), juga Yunus, 3 hari 3 malam dalam perut ikan (Yunus 1:17), dan Niniwe, 40 hari 40 malam tidak makan, tidak minum dan tidak berbuat jahat (Yunus 3:7).

Dalam Perjanjian Baru, kita juga bisa menemukan hal tentang  puasa  yang diilakukan oleh: Yesus, 40 hari 40 malam tidak makan (Mat 4:2), Yohanes pembabtis, tidak makan dan tidak minum (Mat 11:18), Paulus, 3 hari 3 malam tidak makan, tidak minum dan tidak melihat (Kis 9:9), dan  Jemaat mula-mula, berpuasa untuk menguatkan Paulus dan Barnabas dalam pelayanan (Kis 13:2-3)

Apa saja puasa yang tercatat dalam Perjanjian Lama ? 
1. Puasa Musa, 40 hari 40 malam tidak makan dan tidak minum (Kel 24:16 dan Kel 34:28)
2. Puasa Daud, tidak makan dan semalaman berbaring di tanah (2 Sam 12:16)
3. Puasa Elia, 40 hari 40 malam berjalan kaki (1 Raj 19:8)
4. Puasa Ester, 3 hari 3 malam tidak makan dan tidak minum (Est 4:16)
5. Puasa Ayub, 7 hari 7 malam tidak bersuara (2:13)
6. Puasa Daniel, 10 hari hanya makan sayur dan minum air putih (Dan 1:12), doa dan puasa (Dan 9:3), berkabung selama 21 hari (Dan 10:2)
7. Puasa Yunus, 3 hari 3 malam dalam perut ikan (Yunus 1:17)
8. Puasa Niniwe, 40 hari 40 malam tidak makan, tidak minum dan tidak berbuat jahat (Yunus 3:7)

Apa saja puasa yang tercatat dalam Perjanjian Baru ? 
1. Puasa Yesus, 40 hari 40 malam tidak makan ( Mat 4:2 )
2. Puasa Yohanes pembabtis, tidak makan dan tidak minum ( Mat 11:18 )
3. Puasa Paulus, 3 hari 3 malam tidak makan, tidak minum dan tidak melihat ( Kis 9:9 )
4. Puasa Jemaat mula-mula, untuk menguatkan Paulus dan Barnabas dalam pelayanan ( Kis 13:2-3 )

JENIS-JENIS PUASA

  1. Puasa Normal, dilakukan tanpa makanan selama masa tertentu dan hanya memasukkan cairan. Lamanya bisa satu hari (Hakim-hakim 20:26).
  2. Puasa Mutlak, dilakukan tanpa makanan atau air (Ester 4:16; Yunus 3:5-7).
  3. Puasa Parsial, melibatkan penghilangan jam makan dalam sehari, atau menghilangkan makanan tertentu untuk suatu masa tertentu. Puasa Bergilir, melibatkan penghindaran makan tertentu secara berkala.

TUJUAN BERPUASA

  1. Untuk meremukkan jiwa (Mazmur 69:11).
  2. Untuk merendahkan diri (Ezra 8:21; Mazmur 35:13).
  3. Untuk mencari TUHAN (2 Tawarikh 20:3-4).
  4. Untuk bersiap dalam peperangan rohani (Matius 17:21).
  5. Untuk mendisiplinkan tubuh kita dari keinginan duniawi, salah satu cara untuk menyangkal diri.
  6. Untuk menambah rasa simpati kepada sesama, agar bisa merasakan penderitaan orang lain.
  7. Untuk meminta jawaban Tuhan atas permasalahan kita.
  8. Untuk mengusir jenis setan tertentu yang hanya bisa diusir dengan doa puasa.


 MANFAAT BERPUASA
- Meletakkan tubuh pada tempatnya (1 Korintus 9:27).
- Memberikan kemenangan atas pencobaan (Matius 4:1-2).
- Mempertajam pengertian rohani kita sehingga memampukan kita mengambil keputusan yang benar (Matius 4:10).

 KARAKTERISTIK PUASA YANG ALKITABIAH (Yesaya 58:3-9)

- Puasa Para Murid (Matius 17:21).
- Puasa Ezra (Ezra 8:23).
- Puasa Samuel (1 Samuel 7:6).
- Puasa Elia (1 Raja-raja 19:4-8).
- Puasa Janda (1 Raja-raja 17:16).
- Puasa Rasul Paulus (KPR. 9:9).
- Puasa Daniel (Daniel 1:8).
- Puasa Yohanes Pembaptis (Lukas 1:15).
- Puasa Ester (Ester 4:16' 5:2).

Berikut ini hasil pencarian kami, semoga bisa memberikan pencerahan kepada siapa saja yang membaca artikel ini.

PUASA MENURUT PERJANJIAN LAMA
Imamat 16 menceritakan bagaimana Tuhan Allah berfirman kepada Musa terkait dengan kedudukan Harun dan bagaimana harun harus mengadakan pendamaian dengan Allah atas dirinya , keluarganya dan bangsa Israel. Ini adalah pertama kami Allah menetapkan kepada manusia untuk berpuasa sebagai bentuk dan tanda pentahiran dan pendamaian dengan Allah yaitu dengan merendahkan diri kepada Allah. Allah adalah suci dan manusia penuh dengan dosa sehingga yang suci dengan yang berdosa tidak bisa disatukan. Melalui puasa Allah memberikan kesempatan kepada manusia yang berdoa untuk berjumpa dengan Allah. Ayat yang kami jadikan Nats adalah Imamat 16 : 29-31 sebagai berikut :

Inilah yang harus menjadi ketetapan untuk selama-lamanya bagi kamu, yakni pada bulan yang ketujuh, pada tanggal sepuluh bulan itu kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa dan janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan, baik orang Israel asli maupun orang asing yang tinggal di tengah-tengahmu. 
Karena pada hari itu harus diadakan pendamaian bagimu untuk mentahirkan kamu. Kamu akan ditahirkan dari segala dosamu di hadapan TUHAN. Hari itu harus menjadi sabat, hari perhentian penuh, bagimu dan kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa. Itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya.

Imamat 23 : 26-32 
Imamat 23: 26-32 adalah penegasan kembali dari atas Firman Allah sebelumnya ( Imamat 16: 29-31 ) yaitu Allah memerintahkan supaya umat Israel berpuasa TUHAN berfirman kepada Musa: "Akan tetapi pada tanggal sepuluh bulan yang ketujuh itu ada hari Pendamaian; kamu harus mengadakan pertemuan kudus dan harus merendahkan diri dengan berpuasa dan mempersembahkan korban api-apian kepada TUHAN. Pada hari itu janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan; itulah hari Pendamaian untuk mengadakan pendamaian bagimu di hadapan TUHAN, Allahmu. Karena setiap orang yang pada hari itu tidak merendahkan diri dengan berpuasa, haruslah dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya. Setiap orang yang melakukan sesuatu pekerjaan pada hari itu, orang itu akan Kubinasakan dari tengah-tengah bangsanya. Janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan; itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya bagimu turun-temurun di segala tempat kediamanmu. Itu harus menjadi suatu sabat, hari perhentian penuh bagimu, dan kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa. Mulai pada malam tanggal sembilan bulan itu, dari matahari terbenam sampai matahari terbenam, kamu harus merayakan sabatmu."

Ketentuan Allah untuk berpuasa juga muncul kembali dalam Bilangan 29 : 7 yaitu mengharuskan umat Israel untuk berpuasa pada bulan yang ke-7 di hari yang ke-10 seperti firmannya yang demikian : " Pada hari yang kesepuluh bulan yang ketujuh itu haruslah kamu mengadakan pertemuan yang kudus dan merendahkan dirimu dengan berpuasa, maka tidak boleh kamu melakukan sesuatu pekerjaan."

Hal berpuasa juga terdapat pada Bilangan 30 : 13 adalah bentuk nasar dan Janji dengan Sumpah yang dilakukan oleh Istri 
Pada Bilangan 30 : 13 merupakan ketentuan berpuasa karena bernazar dan berjanji daklam sumpah oleh seorang istri. Firman Allah menyebutkan bagaimana seorang istri yang bernazar dan berjanji dalam sumpah untuk merendahkan diri dihadapan Tuhan dengan berpuasa berlaku atau tidak sesuai dengan keputusan suaminya, sehingga bagi seorang istri puasanya bisa berlaku atau dibatalkan oleh suaminya. Seperti yang tertulis dalam Bilangan 30 : 13 sebagai berikut : " Setiap nazar dan setiap janji sumpah perempuan itu untuk merendahkan diri dengan berpuasa, dapat dinyatakan berlaku oleh suaminya atau dapat dibatalkan oleh suaminya. "

Puasa Hakim Hakim 20 ayat 26 adalah bentuk permohonan kepada Tuhan 
Hakim hakim 20: 26 
menceritakan bagaimana perang saudara dari suku Israel yang melawan saudara mereka yaitu Bani Benyamin dalam waktu tiga hari. Perang saudara dipicu karena perilaku orang orang di kota Gibea milik Bani Benyamin terhadap perempuan dari Istri orang Lewi; sehingga perilaku orang orang di kota Gibea tersebut telah menodai dan berbuat mesum terhadap sesama orang Israel. Sehingga terjadilah perang saudara yang menimbulkan kematian yang tidak sedikit di antara kedua belah pihak. Namun akhirnya atas kehendak Tuhan pada hari yang ketiga suku Benyamin di taklukkan setelah sehari sebelumnya orang orang Israel dari seluruh bangsa yang tiba di Betel menangis dan berpuasa sampai senja di hadapan Tuhan. Mereka menangis karena banyaknya orang orang Isreal yang tewas dalam perang saudara tersebut . Sehingga puasa yang dilakukan oleh bangsa Israel dihadapan Tuhan mengharapkan kemenangan dan keadilan atas perbuatan orang orang di Gibea dari suku Benyamin. Sehingga dengan melakukan hal tersebut Allah memberikan apa yang diharapkan oleh bangsa itu seperti yang tertulis dalam Hakim hakim 20 : 26 " Kemudian pergilah semua orang Israel, yakni seluruh bangsa itu, lalu sampai di Betel; di sana mereka tinggal menangis di hadapan TUHAN, berpuasa sampai senja pada hari itu dan mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan di hadapan TUHAN. " 
Puasa menurut II Tawarih 20 : 3 adalah upaya meminta pertolongan kepada Tuhan seperti tertulis sebagai berikut : Yosafat menjadi takut, lalu mengambil keputusan untuk mencari TUHAN. Ia menyerukan kepada seluruh Yehuda supaya berpuasa.
Ezra 8 :21. Kemudian di sana, di tepi sungai Ahawa itu, aku memaklumkan puasa supaya kami merendahkan diri di hadapan Allah kami dan memohon kepada-Nya jalan yang aman bagi kami, bagi anak-anak kami dan segala harta benda kami. Ezra 8:23 Jadi berpuasalah kami dan memohonkan hal itu kepada Allah dan Allah mengabulkan permohonan kami.

Hal berpuasa juga tertulis dalam I Samuel 7 : 6 adalah bentuk penyesalan atas pelanggaran terhadap Allah. 
Puasa yang dilakukan bangsa Israel seperti tertulis dalam I Samuel 7 : 6 adalah bentuk penyesalan dari bangsa Isreal yang telah membuat Allah Allah lain selain Tuhan Allah di daerah Mizpa. Bentuk penyesalan yang dilakukan adalah dengan membuang semua Baal dan Asytoret dari tengah tengah bangsa tersebut dan seluruh orang israel melakukan puasa pada jaman Samuel. Dan ketika bangsa Isrel berkumpul dan berpuasa di Mizpa dimanfaatkan oleh orang Filistin untuk menyerang bangsa Israel. Dan atas kehedak Tuhan akhirnya bangsa Israel bisa mengalahkan bangsa Filistin. 
Menurut bacaan ini puasa adalah bentuk penyesalan kepada Tuhan atas perbuatan perbuatan yang tidak berkenan dihadapan Tuhan. Seperti yang tertulis dalam I Samuel 7 : 6 " Setelah berkumpul di Mizpa, mereka menimba air dan mencurahkannya di hadapan TUHAN. Mereka juga berpuasa pada hari itu dan berkata di sana: "Kami telah berdosa kepada TUHAN." Dan Samuel menghakimi orang Israel di Mizpa. "

Puasa menurut I Samuel 31 : 13 adalah bentuk perkabungan .
Seperti yang tertulis dalam I Samuel 31 : 13 " Mereka mengambil tulang-tulangnya lalu menguburkannya di bawah pohon tamariska di Yabesh. Sesudah itu berpuasalah mereka tujuh hari lamanya. " dan II Samuel 1:12 " Dan mereka meratap, menangis dan berpuasa sampai matahari terbenam karena Saul, karena Yonatan, anaknya, karena umat TUHAN dan karena kaum Israel, sebab mereka telah gugur oleh pedang. " dan juga terdapat pada I Tawarikh 10 :12 " maka bersiaplah segenap orang gagah perkasa, lalu pergi mengambil mayat Saul dan mayat anak-anaknya. Mereka membawanya ke Yabesh dan menguburkan tulang-tulang mereka di bawah pohon besar, di Yabesh. Sesudah itu berpuasalah mereka tujuh hari lamanya. " 
Nehemia 1: 4 Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit,
Nehemia 9:1. Pada hari yang kedua puluh empat bulan itu berkumpullah orang Israel dan berpuasa dengan mengenakan kain kabung dan dengan tanah di kepala. 
Ester 4:3 Di tiap-tiap daerah, ke mana titah dan undang-undang raja telah sampai, ada perkabungan yang besar di antara orang Yahudi disertai puasa dan ratap tangis; oleh banyak orang dibentangkan kain kabung dengan abu sebagai lapik tidurnya.
Ester 4: 16 "Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang terdapat di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik waktu siang. Aku serta dayang-dayangkupun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati."

Puasa menurut II Samuel 12 : 16 adalah bentuk permohonan Daud agar Tuhan berbelas kasihan pada anaknya
Seperti yang terulis dalam II Samuel 12 : 1 - 25 diceritakan bagaimana Tuhan berfirman kepada Daud melalui Natan atas perbuatan perbuatan Daud yang tidak berkenan kepada Allah yaitu membuat Uria orang Het tewas dan Daud mengambil istri Uria ( Betsyeba ) menjadi istrinya. Sehingga anak yang dilahirkan oleh istri Daud dari bekas istri Uria sakit dan akhirnya mati pada hari ke-7. Selama 7 hari itu Daud melakukan puasa dengan harapan Tuhan mengabulkan permohonannya agar Tuhan berbelas kasihan pada anak itu. Seperti tertulis dalam II Samel 12 : 16 " Lalu Daud memohon kepada Allah oleh karena anak itu, ia berpuasa dengan tekun dan apabila ia masuk ke dalam, semalam-malaman itu ia berbaring di tanah. " dan II Samuel 12 : 21-23 " Berkatalah pegawai-pegawainya kepadanya: " Apakah artinya hal yang kauperbuat ini? Oleh karena anak yang masih hidup itu, engkau berpuasa dan menangis, tetapi sesudah anak itu mati, engkau bangun dan makan ! " Jawabnya: "Selagi anak itu hidup, aku berpuasa dan menangis, karena pikirku: siapa tahu TUHAN mengasihani aku, sehingga anak itu tetap hidup. Tetapi sekarang ia sudah mati, mengapa aku harus berpuasa? Dapatkah aku mengembalikannya lagi? Aku yang akan pergi kepadanya, tetapi ia tidak akan kembali kepadaku."

Puasa menurut I Raja Raja 21 : 19 adalah siasat dan kelicikan untuk memperdaya.
Pada I Raja Raja 21 dikisahkan bagaimana raja Israel " Ahab " mengingini sebidang tanah milik Nabot, dan Nabot tidak memberikan tanah leluhurnya itu kepada Nabot. Atas siasat , kelicikan dan tipudaya dari istri Ahab " Izebel " yang menulis surat kepada pemuka dan tua tua yang tinggal di kota Nabot agar memaklumkan puasa dan memperdaya Nabot yang berakhir pada kematian Nabot sehingga raja Ahab berhasil mengambil tanah milik Nabot menjadi miliknya. Dan bagaimana hukuman Allah ditimpakan kepada raja Ahab. Semua terdapat dalam I Raja Raja 21. Dibawah ini adalah firman yang terkait dengan perihal puasa sebagai berikut : I raja raja 21 : :9 Dalam surat itu ditulisnya demikian: "Maklumkanlah puasa dan suruhlah Nabot duduk paling depan di antara rakyat. ; :12 Mereka memaklumkan puasa dan menyuruh Nabot duduk paling depan di antara rakyat. ; : 27 Segera sesudah Ahab mendengar perkataan itu, ia mengoyakkan pakaiannya, mengenakan kain kabung pada tubuhnya dan berpuasa. Bahkan ia tidur dengan memakai kain kabung, dan berjalan dengan langkah lamban.

Puasa menurut Ester 9 : 31 adalah bentuk syukur dan kemenangan
Pada kitab Ester 9 : 20 - 32 menyebutkan bahwa ketentuan puasa yang diwajibkan oleh Mordekhai dan Ratu Ester adalah bentuk rasa syukur karena Tuhan melindungi bangsa Israel. Dengan terbunuhnya Haman bin Hamedata yang telah merancang untuk membinasakan orang Yahudi. Sehingga dengan kematian Haman maka rencana jahat itu tidak bisa terlaksana. Kewajiban untuk berpuasa tertulis dalam Ester 9 : 31 sebagai berikut : " supaya hari-hari Purim itu dirayakan pada waktu yang ditentukan, seperti yang diwajibkan kepada mereka oleh Mordekhai, orang Yahudi itu, dan oleh Ester, sang ratu, dan seperti yang diwajibkan mereka kepada dirinya sendiri serta keturunan mereka, mengenai hal berpuasa dan meratap-ratap. "

Firman Tuhan yang lainnya tentang puasa seperti tertulis dalam perjanjian lama sebagai berikut :

Mazmur 35:13 Tetapi aku, ketika mereka sakit, aku memakai pakaian kabung; aku menyiksa diriku dengan berpuasa, dan doaku kembali timbul dalam dadaku,

Mazmur 69:10 (69-11) Aku meremukkan diriku dengan berpuasa, tetapi itupun menjadi cela bagiku;

Mazmur 109 : 24 Lututku melentuk oleh sebab berpuasa, dan badanku menjadi kurus, habis lemaknya.

Yesaya 58 :3. "Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak memperhatikannya juga? Mengapa kami merendahkan diri dan Engkau tidak mengindahkannya juga?" Sesungguhnya, pada hari puasamu engkau masih tetap mengurus urusanmu, dan kamu mendesak-desak semua buruhmu.

Yesaya 58 : 4 -6 " Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan caramu berpuasa seperti sekarang ini suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi. Sungguh-sungguh inikah berpuasa yang Kukehendaki, dan mengadakan hari merendahkan diri, jika engkau menundukkan kepala seperti gelagah dan membentangkan kain karung dan abu sebagai lapik tidur? Sungguh-sungguh itukah yang kausebutkan berpuasa, mengadakan hari yang berkenan pada TUHAN? Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk,

Yeremia 14:12 Sekalipun mereka berpuasa, Aku tidak akan mendengarkan seruan mereka; sekalipun mereka mempersembahkan korban bakaran dan korban sajian, Aku tidak akan berkenan kepada mereka, melainkan Aku akan menghabiskan mereka dengan perang, dengan kelaparan dan dengan penyakit sampar."

Yeremia 36:6 Jadi pada hari puasa engkaulah yang pergi membacakan perkataan-perkataan TUHAN kepada orang banyak di rumah TUHAN dari gulungan yang kautuliskan langsung dari mulutku itu; kepada segenap orang Yehuda yang datang dari kota-kotanya haruslah kaubacakannya juga.

Yeremia 36:9. Adapun dalam tahun yang kelima pemerintahan Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda, dalam bulan yang kesembilan, orang telah memaklumkan puasa di hadapan TUHAN bagi segenap rakyat di Yerusalem dan bagi segenap rakyat yang telah datang dari kota-kota Yehuda ke Yerusalem. --

Daniel 6:18. (6-19) Lalu pergilah raja ke istananya dan berpuasalah ia semalam-malaman itu; ia tidak menyuruh datang penghibur-penghibur, dan ia tidak dapat tidur.

Daniel 9:3 Lalu aku mengarahkan mukaku kepada Tuhan Allah untuk berdoa dan bermohon, sambil berpuasa dan mengenakan kain kabung serta abu.

Yoel 1:14. Adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya; kumpulkanlah para tua-tua dan seluruh penduduk negeri ke rumah TUHAN, Allahmu, dan berteriaklah kepada TUHAN.

Yoel 2:12. "Tetapi sekarang juga," demikianlah firman TUHAN, "berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh."

Yoel 2:15 Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya;

Yunus 3:5. Orang Niniwe percaya kepada Allah, lalu mereka mengumumkan puasa dan mereka, baik orang dewasa maupun anak-anak, mengenakan kain kabung.

Zakharia 7:5 "Katakanlah kepada seluruh rakyat negeri dan kepada para imam, demikian: Ketika kamu berpuasa dan meratap dalam bulan yang kelima dan yang ketujuh selama tujuh puluh tahun ini, adakah kamu sungguh-sungguh berpuasa untuk Aku?

Zakharia 8:19 "Beginilah firman TUHAN semesta alam: Waktu puasa dalam bulan yang keempat, dalam bulan yang kelima, dalam bulan yang ketujuh dan dalam bulan yang kesepuluh akan menjadi kegirangan dan sukacita dan menjadi waktu-waktu perayaan yang menggembirakan bagi kaum Yehuda. Maka cintailah kebenaran dan damai !" 


PUASA MENURUT PERJANJIAN BARU

Dalam perjanjian baru juga terdapat beberapa ayat tentang berpuasa, bagaimana seharusnya berpuasa menurut Yesus Kristus. Alkitab tidak memerintahkan orang-orang Kristen untuk berpuasa. Puasa bukanlah sesuatu yang dituntut atau diminta Allah dari orang-orang Kristen. Pada saat yang sama, Alkitab memperkenalkan puasa sebagai sesuatu yang baik, berguna dan perlu dilakukan. Kitab Kisah Rasul mencatat tentang orang-orang percaya yang berpuasa sebelum mereka mengambil keputusan-keputusan penting ( Kisah Rasul 13:4; 14:23 ). Doa dan puasa sering dihubungkan bersama ( Lukas 2:37; 5:33 ). Puasa tidak hanya fokus pada tidak makan atau tidak minum saja, seharusnya tujuan dari puasa adalah melepaskan mata kita dari hal-hal duniawi dan berpusat pada Tuhan. Puasa adalah cara untuk mendemonstrasikan kepada Tuhan, dan kepada diri sendiri, bahwa Anda serius dalam hubungan Anda dengan Tuhan. 

Sekalipun di dalam Alkitab puasa selalu berhubungan dengan tidak makan, ada cara-cara lain untuk berpuasa. Apapun yang dapat Anda tinggalkan untuk sementara demi untuk memusatkan perhatian pada Tuhan dengan cara yang lebih baik dapat dianggap sebagai puasa (1 Korintus 7:1-5). Puasa perlu dibatasi waktunya, khususnya puasa makanan. Tidak makan dalam jangka waktu yang panjang dapat merusak tubuh. Puasa bukan untuk menghukum tubuh Anda, tapi untuk memusatkan perhatian pada Tuhan. Puasa tidak boleh dianggap sebagai salah satu "metode diet." Jangan berpuasa untuk menghilangkan berat badan, tapi untuk memperoleh persekutuan yang lebih dalam dengan Allah. Benar, siapa saja bisa berpuasa. Ada orang-orang yang tidak bisa puasa makan (penderita diabetes misalnya), tapi setiap orang dapat untuk sementara meninggalkan sesuatu demi untuk memfokuskan diri pada Tuhan.

Dengan mengalihkan mata dari hal-hal dunia ini, kita dapat memusatkan diri pada Kristus dengan lebih baik. Puasa bukanlah cara untuk membuat Tuhan melakukan apa yang kita inginkan. Puasa mengubah kita, bukan Tuhan. Puasa bukanlah cara untuk kelihatan lebih rohani dibanding orang lain. Puasa harus dilakukan dalam kerendahan hati dan dengan penuh sukacita. Matius 6:16-18 mengatakan, ""Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."

Apa saja puasa yang tercatat dalam Perjanjian Baru ? 
1. Puasa Yesus, 40 hari 40 malam tidak makan (Mat 4:2)
2. Puasa Yohanes pembabtis, tidak makan dan tidak minum (Mat 11:18)
3. Puasa Paulus, 3 hari 3 malam tidak makan, tidak minum dan tidak melihat (Kis 9:9)
4. Puasa Jemaat mula-mula, untuk menguatkan Paulus dan Barnabas dalam pelayanan (Kis 13:2-3) 

Puasa puasa yang luar biasa karena dalam waktu 40 hari 40 malam tidak makan dan tidak minum yang diceritakan oleh Alkitab adalah

  1. Puasa Musa, 40 hari 40 malam tidak makan dan tidak minum (Kel 24:16 dan Kel 34:28)
  2. Puasa Elia, 40 hari 40 malam berjalan kaki (1 Raj 19:8)
  3. Puasa Niniwe, 40 hari 40 malam tidak makan, tidak minum dan tidak berbuat jahat (Yunus 3:7)
  4. Puasa Yesus, 40 hari 40 malam tidak makan ( Mat 4:2 )

Puasa 40 hari 40 malam adalah jenis puasa karunia karena hanya atas karunia Tuhan saja semua bisa terjadi, termasuk orang orang yang memang mendapat karunia khusus dari Allah yang bisa menjalankan puasa tersebut diatas. Sehingga tidak semua orang bisa menjalankannya; dilihat dari sudut pandang kesehatan hal tersebut tidak mungkin dilakukan karena secara alami manusia akan mati.

Bagaimana berpuasa yang baik menurut Kitab Perjanjian Baru :

1. Puasa adalah menjalin hubungan pribadi dengan Allah sehingga orang lain tidak perlu tahu seperti yang tertulis dalam Matius 6 : 16-18 sebagai berikut :
"Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."

2. Mengapa murid-murid Yesus tidak berpuasa ketika Ia bersama mereka ? ( Matius 9 : 14-16 dan Lukas 5 : 33-35 - Markus 2 : 18 )
Karena puasa adalah untuk menunjukkan kepada Allah atau menjalin hubungan dengan Allah , sedangkan Yesus adalah Imanuel (= Allah beserta kita ). Sehingga apa artinya berpuasa jika Yesus Kristus yang adalah Allah ada ditengah tengah para murid. Seperti yang tertulis dalam Matius 9 : 14-16 seperti dibawah ini :
Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata: "Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak ?" Jawab Yesus kepada mereka: "Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.

Yesus telah menjelaskan dalam Mat 9:15. Yesus juga menerangkan lewat perumpamaan bahwa puasa dalam Perjanjian Lama berbeda dengan puasa dalam Perjanjian Baru. (Mat 9:16-17).

3. Puasa untuk pengusiran Setan yang membandel ( Matius 17 : 14-21 )
Dalam Matius 17: 14 - 21 diceritakan bagaimana seorang anak muda yang sakit ayan karena dirasuki oleh setan dan murid murid Yesus Kristus tidak bisa menyembuhkannya atau mengusir setan tersebut, sehingga harus Yesus yang turun tangan sendiri, sehingga sembuhlah anak itu. Setelah semua itu murid murid Yesus bertanya mengapa mereka tidak bisa mengusir setan itu ? jawab Yesus adalah karena murid murid Yesus kurang percaya dan Yesus menjelaskan sekali lagi bahwa untuk jenis setan yang seperti ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan berpuasa. Seperti yang tertulis dalam Matius 17 : 21

4. Puasa karena pengutusan Roh Kudus. ( Kisah Para Rasul 13-1-3 )
Dalam Kisah Para Rasul 13 : 1-3 diceritakan bagaimana Roh Kudus mengutus Barnabas dan Saulus menerima tugas dari Roh Kudus untuk menjalankan misi pelayanan yang ditentukan oleh Roh Kudus.
" Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus: "Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka." Maka berpuasa dan berdoalah mereka, dan setelah meletakkan tangan ke atas kedua orang itu, mereka membiarkan keduanya pergi.

5. Berdoa dan berpuasa dilakukan sebelum menyerahkan penatua penatua jemaat kepada Tuhan ( Kisah Para Rasul 14 : 22 dan 23 )
Berdoa dan berpuasa dilakukan oleh Paulus dan Barnabas sebelum menyerahkan penatua penatua jemaat kepada Tuhan. Hal ini dilakukan di kota Listra, Ikonium dan Antiokhia. Seperti yang tertulis dalam Kisah Para Rasul 14 : 23 sebagai berikut :
Di tiap-tiap jemaat rasul-rasul itu menetapkan penatua-penatua bagi jemaat itu dan setelah berdoa dan berpuasa, mereka menyerahkan penatua-penatua itu kepada Tuhan, yang adalah sumber kepercayaan mereka.

6. Siap menderita - berdoa dan berpuasa dalam pelayanan ( 2 Korintus 6: 1-10 )
Sebagai seorang pelayan Tuhan seperti yang ditulis Paulus dalam surat nya yang ke-2 kepada Jemaat di Korintus bahwa sebagai pekerja dalam pelayanan di dalam Tuhan hendaknya tetap murni, tidak menerima suap, sabar dalam penderitaan dan kesukaran. Seperti yang tertulis dalam II Korintus 11 : 27 sebagai berikut : Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian,

 

MetaTag tentang Puasa menurut Al Quran :
quran quran, puasa, puasa ramadhan, hari raya puasa, hari puasa, puasa in english, hari haram puasa, www.puasa, quran quran quran, about al quran, quran al, the al quran, al quran al quran, ayat ayat al, ayat al, ayat of quran, quran in english, al quran dan, al quran & terjamahan, terjemahan quran, puasa niat, sunnah puasa, ramadhan bulan puasa, puasa islam, ramadan radio, ramadhan tiba, tentang bulan puasa, hadist 1, rama dhan, seputar puasa, pua sa, hukum puasa sunah, ramadhan bulan yang suci, seputar puasa ramadhan, niat puasa dibulan ramadhan, pertanyaan seputar puasa, niat puasa romadhon, keutamaan puasa, apa itu puasa ramadhan, niat puasa romadon, al quran & terjemah, menurut al quran, al quran terjemahannya, al quran dan terjemahan, al qurain, al qu an dan terjemahan, alqura an, islam al quran, terjemahan alqur an, al qur an dan terjemahan, downloads al quran, dari quran, pengertian syari at, bahasa al quran, alqu an, algur an, kata al qur an, quran indonesia, indonesia quran, alkur an, al quran artinya, al qor an, al quran tentang ilmu, islamic al quran, al quran indonesian, al quran dan arti, al qur an dan arti, quran dan artinya, ayat alqur an tentang ilmu, terjemahan ayat quran, al quoran, search ayat in quran, puasa, puasa ramadhan, hari puasa, hari raya puasa, hari haram puasa, puasa in english, www.puasa, puasa menurut islam, abaout islam, muslim muslim, muslim for muslim, puasa niat, dari in islam, sunnah puasa, senin kamis, puasa kamis, puasa islam, maca m, niat puasa kamis, niat puasa senin, puasa senin kamis niat, niat puasa senin & kamis, niat puasa senen kamis, niat puasa senin kemis, niat puasa senen kemis, manfaat puasa sensn, manfaat puasa senin & kamis, puasa senin kamis manfaatnya, hikmah puasa senen kamis, puasa sunah dalam islam, makanan haram dan halal menurut islam, kamis islam, keuntungan puasa, shalat dalam al quran, puasa yang haram, pua sa, hukum niat puasa, hukum puasa sunnah, manfaat puasa sunah, manfaat puasa sunnah, puasa senin kamis dalam islam, puasa sunat dalam islam, puasa mutih dalam islam, syariah islam di indonesia, definisi ibadah dalam islam, puasa mutih menurut islam, puasa menurut kristen, puasa senin kamis menurut islam, hukum puasa sunah, hukum islam yang tidak disepakati, waktu niat puasa, kata hikmah puasa, niat berpuasa senin kamin, membatalkan puasa sunnah, niat puasa dan artinya, ramadhan, ramadhan 2012, ramadhan 2013, ramadhan 2014, ramadhan 2015, ramadhan 2016, calender islamic, ramadhan song, tariq ramadhan, ramadhan songs, ramadhan photo, islamic on line, ramadhan pictures, ramadhan image, image ramadhan, ramadhan kareem, ramadhan mubarak, ramadhan karim, ramadhan month, month of ramadhan, ramadhan date, ramadhan dates, ramadhan messages, fasting in ramadhan, ramadhan fasting, fasting ramadhan, ramadhan time, ramadhan calendar, ramadhan message, ramadhan schedule, download ramadhan, ramadahan food, ramadhan 2011, celendar of islam, calendar islam, said ramadhan, ramadhan images, images ramadhan, photos ramadhan, ramandhan photos, ramadhan time table, picture of ramadhan, ramadhan picture, pictur ramadhan, start of ramadhan, wallpapers ramadhan, ramadhan wallpapers, ramadhan greetings, ramadhan in islam, ramadhan pics, ranadhan greeting, ramadhan sms, ramadhan 2010, end of ramadhan, bulan ramadhan, ramadhan bulan, bulan puasa, puasa bulan ramadhan, ramadhan bulan puasa, kata kata bulan ramadhan, kata bulan ramadhan, menyebut bulan ramadhan, hikmah ramdhan, bulan suci ramadhan, amalan bulan ramadhan, puasa islam, pidato bulan ramadhan, ceramah bulan ramadhan, tentang bulan ramadhan, ucapan bulan ramadhan, hikmah ramadan, kelebihan bulan ramadhan, puasa di bulan ramadhan, keutamaan bulan ramadhan, arab ramadan, ramadan arab, ramada n, doa bulan ramadhan, kata kata menyambut bulan ramadhan,kata menyambut bulan ramadhan, kata mutiara bulan ramadhan, mutiara kata bulan ramadhan, kata kata mutiara bulan ramadhan, puasa arab, amalan, menyambut bulan suci ramadhan, khutbah bulan ramadhan, hikmat bulan ramadhan, kata kata dibulan ramadhan, kata kata bulan suci ramadhan, puisi bulan ramadhan, berpuasa di bulan ramadhan, gambar bulan ramadhan, kegiatan bulan ramadhan, cerita bulan ramadhan, kultum bulan ramadhan,